Biologi

Macam-macam Kelompok Makhluk Hidup: Ciri dan Perannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kelompok makhluk hidup yang meliputi Archaebacteria dan Eubacteria, Jamur, Protista, Plantae, serta Animalia memiliki ciri-ciri dan peranan masing-masing di dalam kehidupan. Berikut adalah penjelasannya.

1. Archaebacteria

Archaebacteria merupakan kelompok dari bakteri yang pada dinding selnya tidak terdapat peptidoglikan namun memiliki membran plasma yang mengandung lipid.

Archaebacteria hidup di lingkungan dengan kondisi ekstrim seperti di air panas, lokasi dengan kadar garam tinggi, kawah gunung berapi, atau lokasi dengan tingkat keasaman tinggi.

Ciri umum dari archaebacteria adalah:

Peran archaebacteria dalam kehidupan adalah sebagai:

  • Enzim archaebacteria digunakan di industri makanan sebagai pengubah pati dari tanaman jagung menjadi dekstrin.
  • Mengatasi pencemaran akibat tumpahan minyak.
  • Membantu proses pembusukan makhluk hidup serta kotoran hewan untuk menghasilkan biogas, misalnya Methanobacterium.

2. Eubacteria

Eubacteria merupakan organisme uniseluler yang kadang dikenal dengan “bakteri sejati”.

Sebagian besar organisme yang kita sebut sebagai bakteri merupakan eubacteria.

Ciri umum dari eubacteria adalah:

  • Dinding sel tersusun dari peptidoglikan.
  • Berukuran 1 – 5 mikron.
  • Eubacteria bersifat kosmopolitan atau dapat hidup pada segala tempat, seperti di udara, darat, air, dan juga tubuh manusia.
  • Reproduksi dengan cara fragmentasi, konjugasi, transformasi, serta transduksi.

Peran eubacteria dalam kehidupan adalah sebagai:

  • Penguraian makhluk hidup oleh E. coli.
  • Pembuatan minuman dan makanan fermentasi oleh Acetobacter, Lactobacillus bulgaricus, dan Acetobacter xylinum.
  • Membantu proses penyuburan tanah oleh Nitrosococcus dan Nitrosomonas.

3. Jamur

Jamur atau fungi merupakan organisme eukariotik dan tidak memiliki klorofil.

Jamur yang bereproduksi secara aseksual menghasilkan kuncup, spora, dan fragmen.

Sementara yang secara seksual melalui zigospora, basidiospora, dan askospora.

Ciri umum dari jamur adalah:

  • Tubuh jamur tersusun dari unsur yang disebut hifa. Kemudian hifa akan membentuk jaringan yang dikenal dengan miselium. Miselium lalu disusun hingga membentuk tubuh buah.
  • Dinding sel jamur tersusun dari zat kitin.
  • Jamur bersifat heterotrof.
  • Jamur dapat ditemukan pada berbagai lingkungan serta berasosiasi dengan berbagai organisme.

Peranan jamur di dalam kehidupan adalah:

  • Volvariella volvacea merupakan bahan makanan berprotein tinggi.
  • Rhizopus sp. digunakan dalam industri makanan untuk pembuatan tempe.
  • Saccharomyces sp. digunakan dalam industri pembuatan roti, keju, dan bir.
  • Penicillium sp. digunakan sebagai penghasil antibiotik.

4. Protista

Protista adalah organisme eukariotik bersel satu yang hidup berkoloni ataupun soliter.

Protista terbagi menjadi protista mirip tumbuhan atau alga, protista mirip jamur atau slime mold, dan protista mirip hewan atau protozoa.

Ciri umum protista adalah:

  • Bersifat eukariotik.
  • Beberapa memiliki alat gerak sederhana.
  • Beberapa bersifat autotrof namun ada pula yang heterotrof.
  • Memiliki alat gerak sederhana.

Peranan protista di dalam kehidupan adalah:

  • Euglena viridis merupakan plankton yang dapat dijadikan indikator polusi air tawar.
  • Alga Turbinaria australis, Sargassum silquosum, dan Fucus vesiculosus dimanfaatkan untuk pembuatan tablet, es krim, salep, dan krim cukur.
  • Saprolegnia merupakan pengurai pada ekosistem air tawar.

5. Plantae

Plantae merupakan organisme eukariotik multiseluler yang memiliki dinding sel dan klorofil.

Klorofil adalah zat hijau daun yang berfungsi untuk proses fotosintesis sehingga dapat memproduksi makanan sendiri.

Ciri umum dari plantae adalah:

  • Dinding sel tersusun dari selulosa.
  • Memiliki klorofil atau zat hijau daun.
  • Bersifat autotrof dengan bantuan radiasi sinar matahari.
  • Dapat terjadi pergiliran keturunan di proses hidupnya.
  • Mempunyai cadangan makanan yang disimpan dalam bentuk pati.

Peran plantae dalam kehidupan adalah:

  • Oryza sativa berperan sebagai sumber makanan pokok dan karbohidrat.
  • Cocos nucifera dapat dimanfaatkan buahnya untuk dikonsumsi dan kayunya sebagai bahan bangunan.
  • Tectona grandis sebagai bahan bangunan dan peralatan rumah tangga.
  • Musa paradisiaca memiliki getah pada batangnya dan dapat dimanfaatkan sebagai obat luka serta buahnya dapat dikonsumsi.
  • Psidium guavaja memiliki daun muda yang dapat dijadikan sebagai obat.

6. Animalia

Kelompok animalia memiliki dua golongan, yaitu vertebrata atau bertulang belakang, serta invertebrata atau tanpa tulang belakang.

Ciri khas dari kelompok ini adalah selnya tidak memiliki dinding.

Ciri umum dari animalia adalah:

  • Terdiri dari banyak sel.
  • Bersifat heterotrof.
  • Memiliki sel otot yang berfungsi sebagai penggerak dan sel saraf untuk menerima rangsangan.
  • Sebagian besar bereproduksi secara seksual.

Peran animalia dalam kehidupan adalah:

  • Porifera digunakan sebagai spons yang berfungsi untuk alat pembersih.
  • Mollusca digunakan sebagai sumber pangan kaya protein. Mollusca juga mempunyai nilai jual yang tinggi sebagai penghasil mutiara.
  • Arthropoda seperti kepiting dan udang juga digunakan sebagai sumber makanan.
  • Insekta seperti kupu-kupu bermanfaat untuk membantu dalam proses penyerbukan bunga.
  • Vertebrata seperti Pisces hingga Mamalia adalah sumber protein yang selama ini dikonsumsi oleh manusia. Begitu pula dengan Aves yang dapat dikonsumsi daging serta telurnya.