9 Olahragawan Indonesia yang Berprestasi

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Orang yang mahir atau ahli dalam berolahraga disebut dengan olahragawan, bukan hanya mahir saja tapi ia mampu menjuarai dan memenangkan mendali ataupun perak diberbagai perlombaan.

Di Indonesia banyak sekali olahraga dari angkat besi, atlet, basket, bola basket, bulu tangkis dan masih banyak lagi. Nah kali ini kita akan membahas olahragawan di indonesia.

1. Rudy Hartono

Rudy Hartono

Inilah atlet pelopor yang membuat bulutangkis Indonesia disegani di dunia. Rudy Hartono adalah salah satu legenda bulutangkis bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia.

Rudi hartono bahkan disebut-sebut sebagai salah satu atlet bulutangkis paling hebat sepanjang masa.

Rudi Hartono mulai mendominasi pada tahun 1968 sebagai juara All England.

Rudi hartono bahkan menjadi satu-satunya atlet yang berhasil menjadi juara sebanyak 7 kali pada kejuaraan ini, dari tahun 1968 – 1974.

Selain itu, Rudi juga menjadi salah satu dari tim Indonesia yang memenangkan kejuaraan Thomas Cup 6 kali secara beruntun, dari tahun 1970 – 1982.

2. Liliyana Natsir

Liliyana Natsir

Sosok atlet ganda campuran satu ini bisa dibilang merupakan kesayangan pencinta bulu tangkis Indonesia hingga saat ini.

Butet, begitu Liliyana Natsir akrab disapa, menyumbang berbagai gelar dan prestasi untuk Indonesia.

Butet bermain bulu tangkis sejak usianya masih 9 tahun. Butet remaja bahkan berpisah dari orangtua di Manado demi mencapai cita sebagai pebulu tangkis terbaik dunia.

Dua medali Olimpiade sudah diraih Butet dengan dua pasangan berbeda. Medali Olimpiade pertamanya diraih pada 2008 di Olimpiade Beijing bersama Nova Widianto dengan raihan perak,

Lalu medali Olimpiade kedua diraih pada tahun 2016 di Olimpiade Rio de Janeiro bersama Tontowi Ahmad yang berwujud medali emas.

3. Ricky Anggawijaya

Ricky anggawijaya

Atlet asal Bandung ini memiliki spesialisasi gaya punggung. Medali pertamanya dari SEA Games ia peroleh dari 5000 m open water swimming pada tahun 2011.

4. Kusuma Wardhani

Kusuma Wardhani

Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Februari 1964; umur 56 tahun adalah seorang pemanah asal Indonesia.

Di bawah bimbingan atlet panahan senior, Donald Pandiangan, Kusuma Wardhani bersama dengan Nurfitriyana Saiman dan Lilies Handayani merebut medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Seoul 1988 yaitu medali perak.

5. Suryo Agung Wibowo

suryo agung wibowo

Ngadiman, begitu kadang pria ini dipanggil. Dia dijuluki sebagai manusia tercepat di Asia Tenggara berkat prestasi di dua ajang SEA Games.

Situs IAAF mencatat, Suryo merebut sepasang emas di SEA Games Vientiane 2007 dan SEA Games Nakhon Ratchasima 2009 dari dua nomor: 100 meter dan 200 meter putra.

Di dua ajang itu, dia juga meraih masing-masing sekeping perak dan perunggu di nomor 4×100 meter putra SEA Games 2007 dan 2009.

6. Lalu Muhammad Zohri

M Zohri

Lalu Muhammad Zohri (lahir 1 Juli 2000) adalah seorang pelari muda 100 meter Indonesia yang berhasil meraih medali emas dan menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018 yang berlangsung di Tampere, Finlandia.

Dengan catatan waktu 10,18 detik, Zohri mengalahkan dua pelari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison.

Kedua pelari Amerika Serikat ini menempati peringkat kedua dan ketiga yang sama-sama memiliki catatan waktu 10,22 detik.

7. Daniel Wenas

daniel wenas

Pria kelahiran 8 Agustus 1992 ini merupakan salah satu pebasket Indonesia yang berbakat. Ia sudah memulai karir basketnya sejak usia 13 tahun. Bahkan ketika di usia 16 tahun,

Wenas sudah bergabung dengan Indonesia Basketball Natioanl Team Junior. Selain bergabung dengan timnas, ia juga menjadi pemain andalan untuk klub Pelita Jaya.

8. Galank Gunawan

galank gunawan

Berposisi power forward, pebasket yang memiliki tinggi 194 cm ini merupakan salah satu pemain andalan Indonesia. Ia menjadi salah satu penyumbang medali perak di SEA GAMES 2015 untuk Indonesia.

9. Abraham Damar

abraham damar

Bermain untuk Stapac Jakarta, bakat dan prestasi Damar enggak perlu diragukan lagi.

Hal ini terbukti pada IBL 2017, ia mendapatkan gelar Most Improverd Player dengan perolehan poin 12,23 di setiap pertandingan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn