Geografi

6 Pengaruh Letak Geografis Indonesia di Bidang Ekonomi

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sudut pandang mengenai bentuk maupun letak suatu tempat, negara atau wilayah tertentu di permukaan bumi disebut dengan letak geografis. Dari sisi ini, kita tahu bahwa Samudra Pasifik dan Samudra Hindia mengapit Indonesia.

Begitu pula dengan Benua Australia dan Benua Asia, menjadikan posisi geografis Indonesia strategis. Kestrategisan posisi tersebut rupanya memberi keuntungan bagi negara Indonesia sendiri dalam berbagai aspek kehidupan.

Sejak zaman dahulu, Indonesia telah menjadi destinasi penjelajahan samudra oleh berbagai negara. Dari situ Indonesia dianggap sebagai negara strategis untuk melakukan perdagangan, di mana hal ini terbukti melalui beberapa bangsa yang melakukan transit dan menjadi awal perdagangan dunia.

India, China, Gujarat dan Eropa adalah bangsa-bangsa yang datang ke Indonesia di masa penjajahan karena posisi Indonesia ada di antara jalur persimpangan lalu lintas perdagangan internasional baik laut maupun udara.

Berikut ini adalah sejumlah pengaruh letak geografis Indonesia di bidang ekonomis secara nyata.

1. Mempermudah Proses Ekspor dan Impor

Kegiatan ekspor dan impor yang kini berjalan mulus berawal dari masuknya berbagai bangsa ke Indonesia pada zaman dulu. Masyarakat melalui interaksi sosial yang terjadi pada kala itu memudahkan proses perdagangan dunia, tidak terkecuali masuknya agama-agama baru ke Indonesia.

Indonesia yang kaya akan sumber daya alam pun kemudian dapat melakukan penjualan hasil bumi ke negara-negara lain, sementara itu negara-negara lain juga menjual produk mereka ke Indonesia. Perdagangan internasional melalui ekspor-impor terjadi dengan tujuan memenuhi kebutuhan masing-masing negara sekaligus meningkatkan pendapatan negara tersebut.

2. Membuka Lapangan Pekerjaan Baru

Letak strategis Indonesia juga memengaruhi bidang ekonomi dalam hal terbukanya lapangan pekerjaan baru. Indonesia yang dikenal sebagai negara maritim membuka kesempatan kerja selebar mungkin untuk posisi di laut sebagai nelayan maupun di bidang pelayaran, pelabuhan, dan pertambangan.

Selain itu, kesempatan kerja juga terbuka lebar khususnya yang berkaitan dengan laut dan perairan, salah satunya adalah menjadi pengolah dan pengelola tempat wisata.

3. Meningkatkan Peluang Perkembangan Pariwisata

Letak geografis Indonesia menguntungkan dalam meningkatkan pendapatan ekonomi negara karena cocok untuk pembangunan sekaligus perkembangan pariwisata. Keindahan dan kekayaan alam yang melimpah menjadi dua alasan yang membuat Indonesia menarik bagi orang-orang dari seluruh penjuru dunia.

Pengembangan berbagai wisata di Indonesia dengan segala daya tarik yang dimiliki masih terus berjalan. Ketika pengembangan tersebut membuat wisata-wisata Indonesia semakin maju, khususnya dalam hal fasilitas umum, aksesibilitas menuju tempat wisata, hingga fasilitas-fasilitas lain wisata tersebut, pendapatan negara akan otomatis ikut meningkat.

4. Mendukung Pertambangan

Selain laut dan perairan, keunggulan lain yang dimiliki Indonesia karena letak geografisnya adalah pertambangan. Pertambangan dan Indonesia sebagai negara maritim adalah dua hal yang saling memengaruhi dan melengkapi.

Masih banyak masyarakat kita yang belum terlalu mengetahui bahwa Indonesia tidak hanya kaya rempah sebagai hasil sumber daya alam, tapi juga sumber bahan mineral dan energinya. Indonesia memiliki kekayaan hasil tambang selain dari hasil minyak bumi yang selalu dibanggakan.

PT Freeport Indonesia saja dilaporkan bisa menghasilkan 700 ribu ton pencapaian produksi tembaga di tahun 2021 yang tentu saja berpengaruh baik bagi perekonomian Indonesia. Selain tembaga, Indonesia juga dikenal sebagai penghasil pasir besi, batu bara, emas, perak, timah, hingga nikel dan mangan.

5. Meningkatkan Hubungan Kerja Sama Internasional

Dari perdagangan internasional yang sejak dulu semakin berkembang, hubungan internasional antara Indonesia dan lebih banyak negara pun berjalan lancar. Hubungan baik antarnegara akan berpengaruh jauh lebih besar dan positif terhadap kemajuan ekonomi negara-negara yang terlibat.

Kerja sama ekonomi secara internasional berkaitan dengan para investor asing yang tertarik dengan berbagai macam sumber daya alam Indonesia. Tidak heran bila kini semakin banyak investor asing yang membuka usaha di Indonesia dan memperluas lapangan pekerjaan hingga menambah pendapatan negara.

6. Membuka Jalan Masuk untuk IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)

Indonesia dengan letak geografis dan strategisnya memengaruhi bidang ekonomi melalui kemudahan bagi IPTEK untuk masuk dan berkembang di negara ini. Dari hubungan internasional yang tercipta dan terjaga dengan baik, Indonesia menjadi salah satu negara yang dapat mengenal ilmu pengetahuan dan teknologi baru.

Walau masih berstatus sebagai negara berkembang, Indonesia dapat mengikuti perkembangan IPTEK yang telah digunakan oleh negara-negara maju. Dengan pengenalan IPTEK baru, hal ini juga meningkatkan peluang bagi Indonesia untuk semakin maju dalam hal teknologi, termasuk memperluas lapangan pekerjaan yang berkaitan dengan IPTEK. Pengembangan IPTEK di Indonesia pun pada akhirnya turut memengaruhi perekonomian negara.