Akuntansi

Sistem Pengendalian Manajemen: Pengertian – Fungsi dan Unsurnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Masih membahas pelajaran akuntansi, kali ini kita akan membahas Sistem Pengendalian Manajemen, mulai dari pengertian, Faktor yang mempengaruhi, Fungsi, Manfaat, Unsur Unsur, Sampai membahas proses sistem pengendalia manajemen.

Pengertian Sistem Pengendalian Manajemen

Sistem pengendalian manajemen adalah suatu sistem yang cenderung mengarah pada pengendalian kegiatan dengan dominasi tinggi dan menyeluruh untuk memperoleh kepercayaan bahwa strategi dan kinerja perusahaan sudah dilakukan secara efektif dan efisien.

Sistem pengendalian manajemen dapat dikatakan sebagai pengetahuan “teoritis-praktis.” Karena itu dalam SPM akan lebih mudah mencernanya kalau dalam mempelajarinya senantiasa membayangkan dan mengakitkannya dengan perilaku manusia dalam kehidupan organisasi / perusahaan.

Faktor yang Mempengaruhi Sistem Pengendalian Manajemen

Adapun faktor faktor yang dapat mempengaruhi sistem pengendalian manajemen, sebagai berikut:

  • Ukuran Dan Penyebaran Enterprise
    Ukuran dan penyebaran perusahaan besar pasti akan berbeda dibandingkan dengan perusahaan kecil. Hal ini tentu akan menentukan isi dan sifat dari sistem kontrol untuk setiap organisasi.
  • Sifat Dan Pembagian Operasi
    Sifat dan pembagian oprasi merek harus mempengaruhi sistem pengendalian manajemen. Misalnya dalam industri minyak, misalnya, sub-unit tidak dapat dibentuk atas dasar produk. Di banyak perusahaan perdagangan besar, divisi dapat dibuat atas dasar produk.
  • Jenis Pusat Tanggung Jawab
    Sistem kontrol yang tidak sama diperlukan untuk berbagai pusat tanggung jawab atau sub-sistem dalam suatu organisasi. Apakah kinerja pusat tanggung jawab harus dilakukan pengukuran dalam segi biaya/keuntungan/laba terhadap investasi bergantung jenis pusat tanggung jawab.

Fungsi Sistem Pengendalian Manajemen

Sistem pengendalian manajemen adalah suatu upaya sistematis yang dilakukan perusahaan untuk mencapai tujuannya dengan cara melakukan perbandingan atas prestasi kerja agar sesuai rencana awal dan menciptakan suatu tindakan yang tepat untuk bisa mengoreksi setiap perbedaan yang menyimpang.

Pengendalian biaya yang efektif akan tergantung pada bagaimana komunikasi yang terjalin antara pihak informasi akuntan dengan manajemen. Dengan menciptakan laporan prestasi kerja, maka pihak controller pun akan memberikan suatu saran pada berbagai tingkat manajemen mengenai suatu tindakan perbaikan yang dibutuhkan oleh suatu kegiatan tertentu.

Manfaat Sistem Pengendalian Manajemen

Manfaat dari Sistem perencanaan dan pengendalian manajemen yang dilaksanakan secara konsisten serta berlangsung terus menerus dapat membantu perusahaan mencapai tujuan sesuai rencana dengan meminimalisasi penyimpangan yang terjadi. 

Adapun manfaat lain dari penerepan sistem ini yaitu untuk mengetahui apakah pekerjaan tersebut sudah sesuai rencana dari konsep awal, Apakah waktu yang diperlukan dan sumber daya yang dipakai sudah efisien, dan Apakah terjadi penyimpangan pekerjaan dan seperti apa pemahaman karyawan terhadap pekerjaannya.

Unsur-unsur Sistem Pengendalian Manajemen

Berikut merupakan unsur dari sistem pengendalian manajemen:

  • Organisasi
    Organisasi harus disusun sedemikian rupa sehingga mampu mengawasi dan mengoperasikan volume dan beban kerja operasi-operasi secara layak. Kemudian perlu diperoleh dan ditempatkan pegawai-pegawai yang memenuhi syarat yang secara jelas ditetapkan lebih dahulu tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya.
  • Kebijaksanaan
    Kebijaksanaan adalah pola perilaku yang telah ditentukan lebih dahulu, yang harus diperhatikan dalam melaksanakan kegiatan. Kebijaksanaan merupakan pernyataan niat manajemen untuk bertindak dengan cara-cara tertentu dalam keadaan tertentu.
  • Prosedur.
    Prosedur adalah metode-metode yang dipakai untuk melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan kebijaksanaan yang ditentukan. Perlu diperhatikan prinsip-prinsip umum dalam menetapkan, memelihara, dan mengembangkan prosedur kerja agar pelaksanaan pekerjaan terus menerus berlangsung secara efektif dan efisien.
  • Perencanaan
    Setiap kegiatan perlu direncanakan lebih dahulu untuk menentukan kebutuhan organisasi atau unit-unitnya, baik mengenai tenaga maupun sumber daya lainnya serta menjabarkan kebutuhan tersebut.
  • Pencatatan dan pelaporan
    Pencatatan adalah metode pengendalian finansial yang terpenting terhadap kegiatan dan sumber daya. Pencatatan juga merupakan landasan bagi pelaporan dan sarana bagi penilaian kegiatan. Dalam menyusun pola pencatatan dan pelaporan harus memperhatikan prinsip dasar yakni kemungkinan dapatnya mempertanggungjawabkan.
  • Pembinaan personil
    Salah satu fungsi manajemen yang penting adalah memberikan tugas dan kewajiban para pegawai yang mampu melaksanakannya.

Proses Sistem Pengendalian Manajemen

Berikut merupakan proses sistem pengendalian manajemen:

  • Perencanaan strategis
    Ini merupakan proses pengambilan keputusan atas program utama yang akan dilakukan oleh organisasi untuk menerapkan strateginya dan perkiraan jumlah sumber dayayang akan disediakan.
  • Persiapan anggaran
    Ini merupakan proses menyusun kembali baik pendapatan dan biaya kedalam tabulasi terkini ke pusat pertanggung jawaban sehingga menunjukkan beban oleh masing-masing manajer diperkirakan akan terjadi.
  • Pelaksanaan
    Ini merupakan proses dimana masing-masing manajer melaksanakan suatu atau sebagian atau seluruh program yang menjadi tanggung jawab mereka dan juga melaporkan apa yang telah terjadi sebagai tanggung jawabnya.
  • Evaluasi Kinerja
    Ini merupakan proses mengadakan perbandingan antara beban aktual dan yang seharusnya terjadi dalam keadaan tersebut.