Tembung Lingga dan Tembung Andhahan dalam Bahasa Jawa

Tembung atau dalam bahasa Indonesia disebut dengan “kata” memiliki bentuk dasar atau kata dasar dan juga bentuk kata yang sudah berimbuhan. Dalam bahasa Jawa kata dasar dikenal sebagai tembung lingga. Selain tembung lingga, ada juga yang disebut dengan tembung andhahan. Berikut ini akan dijelaskan mengenai tembung lingga dan tembung andhahan serta bagaimana pembentukannya. Tembung Lingga […]

Layang (Surat dalam Bahasa Jawa): Struktur, Jenis dan Contohnya

Ada banyak cara yang bisa digunakan manusia dalam berkomunikasi secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu bentuk komunikasi tidak langsung adalah melalui surat. Dalam bahasa Jawa, surat dikenal dengan istilah layang. Layang atau surat ini digunakan untuk berbagai keperluan komunikasi tidak langsung, baik yang sifatnya formal maupun non formal. Berikut ini akan dibahas mengenai layang […]

Ukara Lamba dan Ukara Camboran: Jenis Serta Contohnya

Ketika mempelajari tata Bahasa Indonesia, kita akan mengenal jenis kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Dalam Bahasa Jawa, istilah kalimat tunggal dikenal dengan sebutan ukara lamba, sedangkan kalimat majemuk disebut ukara camboran. Menurut banyak sedikitnya rangkaian kata, kalimat (ukara) dibedakan menjadi dua, yakni ukara lamba dan ukara camboran. Untuk mengenal apa itu ukara lamba dan ukara […]

Tembang Macapat: Pengertian – Jenis dan Strukturnya

Dalam kesusastraan bahasa Jawa, ada berbagai jenis tembang (syair) yang memiliki ciri dan struktur berbeda satu sama lain. Misalnya saja tembang dolanan, tembang klasik, tembang madya, tembang macapat, dan sebagainya. Pada pembahasan kali ini akan diuraikan mengenai salah satu jenis tembang, yakni tembang macapat, yang meliputi pengertian, jenis-jenisnya, dan juga paugeran atau struktur untuk masing-masing […]

11 Jenis Tembang Macapat dan Strukturnya

Tembang macapat terdiri dari 11 jenis tembang yang masing-masingnya memiliki makna, watak, dan struktur atau aturan yang berbeda satu sama lain. Setiap tembang macapat pada dasarnya menggambarkan fase-fase kehidupan manusia sejak ia masih berada di dalam rahim hingga saat ia meninggal dan siap dikuburkan. Untuk lebih jelasnya, mari disimak uraian berikut ini: 1. Maskumambang Tembang […]

Teks Geguritan: Pengertian – Jenis dan Strukturnya

Ada banyak jenis teks dalam bahasa Jawa, diantaranya adalah teks geguritan atau yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai puisi Jawa. Berikut akan dibahas beberapa hal terkait dengan teks geguritan, mulai dari pengertian, struktur, hingga unsur kebahasaannya sesuai dengan kaidah bahasa Jawa. Pengertian Teks Geguritan Kata “Geguritan” merupakan salah satu bentuk kata ulang dwipura. Geguritan berasal […]

Swara Jejeg-Miring dan Sandhangan Taling-Pepet

Dalam bahasa Jawa, beberapa kata memiliki perbedaan dalam penulisan dan pengucapannya. Misalnya saja kata “mata” yang tertulis dengan vokal “a” tetapi dibaca “moto” menggunakan vokal “o”. Atau kata “mancing” yang tertulis dengan vokal “i” tetapi dibaca “manceng”. Namun, adakalanya baik penulisan maupun pengucapannya sama. Hal ini dikenal dengan istilah swara jejeg dan swara miring. Berikut […]

Unggah Ungguh Basa Jawa: Jenis dan Contohnya

Dalam tata bahasa Jawa dikenal adanya unggah-ungguh basa, yaitu tata cara penggunaan bahasa untuk berbicara kepada orang lain sesuai dengan kedudukan atau status lawan bicaranya. Dalam tradisi Jawa, penggunaan bahasa kepada orang dengan status atau kedudukan yang lebih tinggi berbeda dengan bahasa yang digunakan ketika berbicara dengan orang yang setara. Demikian juga ketika berbicara dengan […]

12 Bahasa Daerah dengan Penutur Terbanyak di Indonesia yang Perlu diketahui

Telah banyak diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai banyak bahasa daerah. Data mencatat setidaknya ada 718 bahasa yang digunakan oleh masyarakat Indonesia. Dari ratusan bahasa tersebut berikut ini adalah 15 bahasa daerah yang paling banyak penuturnya di Indonesia. 1. Bahasa Jawa Jawa merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia sekaligus menjadi pulau […]

3 Jenis Purwakanthi Beserta Contohnya

Purwakanthi dalam bahasa Jawa berasal dari dua kata, yaitu Purwa yang artinya wiwitan (awalan) dan Kanthi yang artinya gandheng (menggandeng atau mengulang).  Secara makna, purwakanthi berarti urutan suara dalam sebuah kalimat, dimana kata atau suku kata pertama yang menggandeng kata atau suku kata setelahnya. Purwakanthi juga bisa dimaknai sebagai susunan atau alunan bunyi yang sama […]