7 Tsunami Terbesar di Dunia yang Menelan Banyak Korban

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tsunami merupakan bencana alam yang merusak alam. Tsunami terjadi disebabkan oleh perpindahan air yang besar. Pemicu terjadinya tsunami adalah pusaran bawah air laut yang dissebabkan oleh pergeseran lempeng, erupsi gunung api, tanah longsor. Akibat dari tsunami adalah kerusakan yang terjadi baik itu bangunan ataupun alam, dan menyebabkan kematian.

Kata tsunami berasal dari jepang, Tsu yang berartikan pelabuhan dan nami yang berartikan gelombang. Tsunami menciptakan gelombang besar yang terjadi di sekitar pantai. Tsunami bisa hanya setinggi beberapa inchi, tetapi pemicu nya cukup kuat bisa menyebabkan bencana. Tsunami paling menakutkan adalah tsunami dengan kekuatan yang setara dengan kecepatan pesawat jet melintasi lautan terbuka dan setinggi gedung pencakar langit. Dan ketika air tersebut mencapai daratan, dapat memusnahkan dan menghancurkan kota atau daerah dalam hitungan menit.

Indonesia sendiri pernah mengalami tsunami, salah satu nya di kota aceh pada tahun 2006 yang menciptakan gelombang besar yang tingginya hingga 50 meter setelah sebelumnya terjadi gempa berkekuatan hingga 8,6 SR.

Beberapa bencana tsunami dibawah ini merupakan tsunami yang paling mematikan dan yang paling merusak alam disejarah, yaitu:

1. Tsunami di Laut Mediterania

Sebuah gunung berapi pada 8.000 tahun yang lalu menyebabkan longsornya tanah di sisilia yang menabrak laut dengan kecepatan 321km per jam.

Hal ini yang memicu terjadi tsunami dahsyat di seluruh laut mediterania. Tidak ada catatan sejarah tentang bencana ini, hanya ada catatan geologis, tetapi menurut ilmuwan, ketinggian tsunami di mediterania mencapai bangunan 10 lantai.

2. Tsunami di Portugal

Pada tahun 1755, terjadi gempa berkekuatan 8,5 SR yang menghacurkan Lisbon, Portugal dan mengguncang sebagian besar dari wilayah eropa.

Setelah terjadinya gempa, Tsunami setinggi 30 meter pun menyusul, diikuti dengan kebakaran hebat. Bencana ini telah menewaskan lebih dari 60.000 orang dalam sejarah.

3. Tsunami Akibat Letusan Krakatau

Bencana yang terjadi di Sumatra, Indonesia ini terjadi pada tahun 1883. Tsunami yang disebabkan oleh letusan gunung krakatau ini termasuk dalam tsunami terbesar di dunia dan menewaskan hingga 36.000 orang.

Tsunami besar ini menghancurkan kota sekitar pulau jawa dan sumatera.

Gelombang tsunami yang tinggi nya hingga 37 meter dan ledakan gunung ini berdampak hingga ke lauttan daerah india dan srilanka.

Saking kuatnya ombak dari tsunami ini, hingga mampu menggeser bongkahan karang seberat 600 ton ke tepi pantai.

4. Tsunami di Jepang

Pada tahun 2011, Sebanyak 452.000 orang dipindahkan ke penampungan disebabkan oleh tsunami yang terjadi di jepang yang dipicu oleh gempa bumi berkekuatan 9,0 SR dengan kedalaman 24,4 km.

Tsunami dengan gelombang mencapai 10 meter denngan kecepatan 800 km per jam.

Gempa yang terjadi di jepang ini bahkan sampai mengakibatkan keluar nya uap radioakif dari pembangkit listrik nuklir.

5. Tsunami di Teluk Lituya

Pada tahun 1958, Terjadi tsunami di Alaska, tepatnya di teluk lituya. Kejadian ini juga disebut-sebut menjadi bencana terbesar di era modern.

Bencana tsunami yang terjadi di teluk lituya disebabkan oleh tanah longsor yang juga di picu oleh gempa bumi sebesar 8,3 melanda patahan fairweather, dan mengeluarkan 90 juta ton batu ke teluk.

Gelombang air yang tercipta dari tsunami ini mencapai 1.720 kaki di udara, lebih tinggi dari Menara Willis di Chicago.

tsunami ini menewaskan sedikitnya 5 orang yaitu di pantai pulau khantaak di pintu masuk teluk yakutat dan dua orang lagi yang sedang berada di atas kapal pada saat kejadian.

Tetapi, dikarenakan wilayah teluk lituya terisolasi dan dalam pengaturan geologis yang unik, bencana ini tidak menyebabkan kerusakan di tempat lain.

6. Tsunami Indonesia

Pada Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 SR yang diperkirakan berada di kedalaman aceh ini, memakan korban jiwa hingga 230.000 orang dan korban tidak hanya dari indonesia.

Tsunami dengan gelombang 30 meter ini menenggelamkan pemukiman dalam hitungan menit dan termasuk dalam bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah.

Gempa megathrust bawah laut terjadi saattt lempeng hindia didoroh ke arah bawah oleh lempeng burma dan memicu terjadinya tsunami mematikan di sepanjag pesisir daratan yang berbatasan langsung dengan samudra hindia.

Kejadian ini disebut dengan nama tsunami Samudra Hindia, Gelombang laut yang sangat tinggi dan besar hingga mampu menyebar ke berbagai negara, salah satunya palu.

7. Tsunami di Chili

Gempa bumi terjadi di Chili tepatnya di pantai Arica pada tahun 1868, berkekuatan hingga 8,5 SS yang juga menjadi pemicu terjadinya tsunami di negara ini.

Di selandia baru tsunami mengakibatkan kerusakan besar di kepulauan Chaham dan senanjung banks. 60-70 penduduk desa Maori hanyut melarikan diri setelah gelombang pertama dari tiga gelombang besar menghantam tempat tinggal mereka. Satu orang tewas saat mencoba menyelamatkan perahu di antara ombak di lokasi dekat Waitangi West.

Pulau Grea Barrier adalah daeerah yang paling terkena dampak dari tsunami tersebut.

Tsunami berlangsung dua sampai tiga hari setelah beberapa kali terjadi gempa. Gelombang yang dihasilkan tsunami di daerah chili ini mencapai 21 meter. Gelombang paling besar terjadi pada 12-20 jam pertama, dan keadaan laut baru kembali normal setelah 2-3 hari. Tsunami ini menewaskan hingga 25.000 korban jiwa.

fbWhatsappTwitterLinkedIn