Akuntansi

Ekonometrika: Pengertian, Tujuan dan Rumusnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Secara bahasa, ekonometrika memiliki arti yakni pengukuran ekonomi (economic measurement). Secara arti luas ekonometrika adalah aplikasi kuantitatif model statistik dan matematika menggunakan data untuk mengembangkan teori atau menguji hipotesis yang ada di bidang ekonomi untuk meramalkan tren masa depan dari data historis.

Pengertian Ekonometrika Menurut Para Ahli

Para ahli mengemukakan pendapatnya mengenai apa itu ekonometrika:

  • Jan Tinbergen – Ekonometrika adalah analisis kuantitatif dari fenomena-fenomena ekonomi yang bersifat aktual yang didasari pengembangan bersamaan juga dengan teori-teori dan pengamatan yang dihubungkan dengan metode inferensi yang sesuai.
  • Gerhard Tintner – Ekonometrika merupakan hasil dari studi pandangan khusus atas peranan ilmu ekonomi yang terdiri dari penerapan statistik secara matematis mengenai data-data ekonomi untuk memberikan dukungan empiris terhadap model-model yang disusun dengan ilmu ekonomi matematika dan untuk memperoleh hasil dalam bentuk angka.
  • C.E.V Leser – Ekonometrika adalah studi ilmu yang mempelajari hubungan kuantitatif diantara variabel-variabel ekonomi dengan bantuan dari metode statistika.
  • Arthur S. Goldberger – Ekonometrika adalah studi ilmu sosial dimana gabungan dari teori ekonomi, statistik dan ilmu matematika inferensi diterapkan untuk menganalisis fenomena-fenomena ekonomi.
  • J Scumpeter – Ekonometrika merupakan aplikasi dari metode spesifik dalam ilmu ekonomi disegala bidang yang berusaha untuk memperoleh hasil dalam rangka numerical result dan membuktikan keabsahan teori-teori ekonomi.
  • P.A Samuelson Dan T.C. Koopmans – Ekonometrika merupakan analisis yang bersifat kuantitatif yang bersumber dari fenomena-fenomena ekonomi yang diduga aktual berdasarkan pada pengembangan yang bersamaan antara teori dengan pengamatan yang dihubungkan dengan metode inferensi yang sesuai
  • Michael D. Intriligator – Ekonometrika adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari dan mengamati penaksiran empiris dari hubungan-hubungan ekonomi.
  • T. Havelmo – Ekonometrika menerapkan suatu metode dari tujuan penelitian secara mendasar yang terletak pada suatu penghubung antara teori ekonomi dan pengukuran data aktual menggunakan teori dan teknik inferensi statistika sebagai penghubungnya.
  • E Malinvaud – Ekonometrika adalah ilmu studi yang meneliti sejumlah asumsi yang cukup spesifik dan cukup realistis sehingga ia dapat mengambil keuntungan yang memungkinkan dari data yang ada padanya
  • Catur Sugiyanto – Ekonometrika adalah suatu ilmu yang mengombinasikan teori ekonomi dengan ilmu statistika ekonomi dengan tujuan mengamati dukungan empiris dari hukum skematik yang di bangun berdasarkan teori ekonomi. Dengan memanfaatkan gabungan dari ilmu ekonomi, matematik, dan statistik,  ekonometrika membuat hukum-hukum ekonomi tertentu menjadi nyata.
  • Syahrul – Ekonometrika adalah ilmu studi yang mengamati penggunaan analisis secara komputerisasi serta teknik pembuatan model untuk menjelaskan kaitan antara pilar-pilar kekuatan ekonomi utama seperti ketenagakerjaan, modal, suku bunga, dan kebijakan pemerintah dalam pengertian secara matematis, kemudian diuji lagi pengaruh dari perubahan menggunakan skenario ekonomi. 

Rumus Ekonometrika

Tujuan Ekonometrika

Adapun tujuan dari pembelajaran ekonometrika adalah sebagi berikut:

  1. Analisis struktural -Analisis struktural digunakan sebagai penaksiran model ekonometrik dalam bentuk yang tersusun sedemikian rupa dengan tujuan mengukur besaran kuantitatif antara hubungan variabel-variabel ekonomi. Analisis struktural juga menguji perbandingan beberapa teori pada fenomena-fenomena yang sama. Analisis struktural ekonometrika memiliki maksud untuk memahami ukuran kuantitatif, pengujian dan validasi hubungan ekonomi. Misalnya pengukuran hubungan antara inflasi dan tingkat pengangguran suatu negara.
  2. Peramalan – Peramalan adalah penggunaan hitungan model ekonometrik secara kira-kira untuk memprediksi nilai kuantitatif dari berbagai variabel di luar data yang diamati. Peramalan didasarkan atas aksi aktual, contohnya, pemberian bahan baku dan tenaga kerja dalam satu perusahaan berdasarkan atas peramalan penjualan periode berikutnya.
  3. Evaluasi kebijakan – Evaluasi kebijakan adalah evaluasi perhitungan model ekonometrik untuk memilih alternatif dari beberapa kebijakan. Pendekatan bisa dilakukan dengan berbagai cara, pendekatan secara eksplisit yakni memaksimalisasi fungsi tujuan dengan memilih kebijakan tertentu. cara pendekatan lainnya ialah dengan menggunakan berbagai simulasi bermacam-macam alternatif kebijakan dan membuat peramalan bersyarat dari nilai masa yang akan muncul dari variabel yang relevan.

Ketiga tujuan utama dari model ekonometrik tersebut saling berhubungan satu sama lain. Analisis struktural menggunakan penaksiran model ekonometrik.

Peramalan menggunakan analisis struktural. Evaluasi kebijakan menggunakan model ekonometrik dengan peramalan secara bersyarat atau disebut juga dengan condititonal forecast. Dalam model ekonometrik variabel kiri persamaan lazim disebut dengan variabel endogen, dan variabel kanan persamaan lazim disebut dengan variabel eksogen.

Ruang Lingkup Ekonometrika

Ilmu ekonometrika merupakan gabungan dari tiga ilmu, yakni teori ekonomi, ekonomi matematis, statistika ekonomi, dan statistika matematis. 

Ekonometrika adalah suatu bentuk analisis dan penelitian ekonomi yang diformulasikan atau dihitungkan dalam bentuk matematika dan digabungkan dengan pengukuran empiris dari fenomena-fenomena ekonomi yang terjadi. Ekonomi matematis menerapkan teori ekonomi dalam bentuk matematis tanpa memperhatikan keterukurannya atau pembuktian empiris teori yang didapat.  

Teori ekonomi menciptakan hipotesa yang sebagian besar bersifat kualitatif. Sebagai contoh, teori mikro ekonomi menyatakan bahwa apabila ada hal lain yang tetap sama, suatu pengurangan dalam harga barang diharapkan meningkatkan jumlah permintaan untuk barang tadi.

Maksudnya, teori ekonomi digunakan sebagai dalil dari suatu hubungan negatif atau kebalikan antara harga dan jumlah permintaan suatu barang. Bentuk statistika digunakan dalam pengumpulan, pemrosesan, dan penyajian data ekonomi dalam bentuk grafik dan tabel.