6 Kawah Bekas Jatuhnya Meteor Ke Bumi

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info


Meteor menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), yaitu didefinisikan sebagai benda langit yang jatuh dan menabrak Bumi.

Namun berdasarkan pengertiannya, meteor adalah penampakan jalur jatuhnya sebuah benda langit hingga menciptakan sebuah fenomena langit. Fenomena tersebut diakibatkan oleh tekanan ram ketika meteor tersebut memasuki atmosfer Bumi.

Beberapa abad belakangan ini meteor bukanlah ancaman bagi Bumi dan kehidupannya. Namun jutaan tahun lalu meteor besar jatuh dan meledak di Bumi hingga memusnahkan hampir seluruh kehidupan pada saat itu.

Peristiwa ini meninggalkan jejak berupa kawah di sebuah kawasan tertentu. Berikut adalah kawah akibat dari meteor yang jatuh ke Bumi.

1. Kawah Vredefort di Afrika Selatan

Hantaman meteor ini menghasilkan sebuah kawah yang mempunyai ukuran 300 km dengan kedalaman 10 kali lebih dalam dibandingkan dengan Grand Canyon. Kawah ini disebut juga dengan Dome Vredefort.

Kawah yang terletak di Free State,Afrika Selatan ini merupakan kawah yang terbesar sekaligus yang tertua di Bumi. Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Desmond Moser, ahli geokronologi di Western University di Ontario memperkirakan kawah tersebut merupakan hasil dari hantaman asteroid atau meteor sebesar 10 km.

Ukuran ini lebih besar dari ukuran gunung Table Afrika.Meteor ini diperkirakan jatuh ke Bumi sekitar 2 miliar tahun yang lalu. Pada tahun 2015 UNESCO menetapkan kawah Vredefort sebagai salah satu situs warisan dunia.

2. Kawah Chicxulub di Mexico 

Kawah ini merupakan kawah terbesar yang ada di Meksiko tepatnya di Yucatan. Meteor yang jatuh sekitar 65 juta tahun lalu ini merupakan salah satu penyebab berakhirnya masa Creataceous dan juga kepunahan dinosaurus. 

Ilmuwan memperkirakan ukuran asli dari kawah ini lebih besar dari kawah di Sadburi. Pada saat ini Chicxulub memiliki ukuran 150 km namun ukuran aslinya diperkirakan mencapai 240 km. kedalaman kawah tersebut antara 10 sampai 30 km.

Ukuran meteor yang jatuh pada saat itu adalah 12 km dengan kekuatan ledakan 100 megaton TNT. Kekuatan ini 2 juta kali lebih besar dari bom buatan manusia. Tidak heran jika hantaman meteor ini mampu meluluh lantahkan 70% populasi makhluk hidup pada saat itu. 

Ilmuwan yang melakukan penelitian pada kawah ini adalah Luiz dan Walter Alfarez. Mereka menemukan adanya kandungan iridium yang sangat banyak pada bebatuan di kawah chicxulub. 

Iridium adalah senyawa yang terdapat pada meteroit. Ini lah yang memberanikan mereka untuk menerbitkan jurnal bahwa kawa chicxulub merupakan hasil bentukan dari hantaman meteor.

3. Kawah Manicouagan di Kanada

Lokasi kawah Manicouagan yaitu di Quebec, Kanada. Kawah ini merupakan hasil dari hantaman sebuah meteor pada 215 juta tahun yang lalu. Hantaman tersebut menghasilkan kawah sebesar 100 km dengan diameter 5 km. 

Namun diameternya bertambah menjadi 72 km akibat erosi dan pengendapan sedimen. Danau ini sekarang menjadi sebuah danau bahkan memiliki pulau di tengahnya. 

Ini adalah kawah pertama yang berubah menjadi danau. Area danau tersebut mencapai hampir 2 km dengan pulau bernama Ren-Levvaseur. 

4. Kawah Popigai di Rusia 

Sebuah batu luar angkasa telah jatuh di kawasan Siberia sekitar 33,7 juta tahun yang lalu. Batu yang disebut meteor itu menghantam batuan grafit yang memiliki banyak kandungan karbon. 

Akibat jatuhnya meteor tersebut menghasilkan lubang sebesar 100 km. Akibat dari tekanan suhu dan udara sekitar yang sangat tinggi mengubah kandungan karbon menjadi sebuah berlian. Inilah yang menyebabkan kawah Popigai kaya akan kandungan berlian. 

Penelitian yang dilakukan pada 2012 lalu menemukan kandungan berlian di kawah Popigai bisa menyuplai pasar dunia selama 3000 tahun. Berlian yang terdapat di sana merupakan berlian triliunan karat.

Jika benar adanya ini artinya kawah Popigai menyimpan 10 kali lipat cadangan berlian yang ada di Bumi saat ini.

Meteor penyebab kawah Popigai diperkirakan turut berkontribusi pada perubahan iklim drastis yang terjadi 36 juta tahun yang lalu. Hal ini diungkapkan pada konferensi geokimia yang diadakan di California. 

Peneliti mengungkapkan bahwa usia batu paling dasar dari kawah tersebut berdekatan dengan terjadinya kepunahan masal akibat pendinginan global.

Partikel-partikel yang berhamburan di udara menghalangi atmosfer sehingga panas matahari tidak sampai hingga ke Bumi. 

5. Kawah Woodleigh di Australia 

Peninggalan benda langit meteor yang pernah menghantam Bumi salah satunya ada di Woodleigh Station, Shark Bay, Australia. Meteor ini meninggalkan bekas berupa kawah sebesar 120 km. 

Penelitian yang telah dilakukan oleh Geologi Australia dan Australian National University mengatakan usia kawah ini adalah 364 juta tahun. Selain itu peneliti juga menemukan adanya mineral langka di dalam kawah tersebut. 

Mineral ini bahkan tergolong sangat langka. Sejarah hanya mencatat penemuan mineral ini sebanyak 6 kali. Mineral tersebut adalah mineral reidite yaitu hanya terjadi jika batu yang mengandung sirkon manghantam Bumi dari luar angkasa. Batu ini mengalami tekanan yang sangat ekstrim.

Reidite ditemukan di 750 km di utara Perth. Mineral ini memang tidak memiliki nilai komersil namun mineral ini dapat memberikan gambaran lebih besar dari sebuah peristiwa. 

Kawah Woodleigh terkubur dalam sedimen muda untuk waktu yang sangat lama, sehingga ukuran Woodleigh yang sebenarnya belum diketahui. Bisa saja ukurannya lebih besar dari ukuran saat ini. 

6. Kawah Beaverhead di Amerika 

Terbentuk sekitar 600 juta tahun lalu akibat dari benturan meteorid yang menghantam kawasan Monatana dan Idaho. Kawah ini merupakan kawah terbesar ke dua di dunia. Besar kawah ini adalah hampir 100 km

fbWhatsappTwitterLinkedIn