Bahasa Indonesia

Makalah: Pengertian – Ciri dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pembahasan kali ini pelajaran bahasa indonesia mengenai makalah, dari pengertian, ciri ciri, fungsi, jenis, syarat sampai ke contoh dari makalah. Yuk simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Makalah

Secara umum makalah merupakan sebuah karya tulis ilmiah mengenai suatu topik tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup pengetahuan.

Pada umumnya pembuatan makalah bertujuan untuk memenuhi tugas tertentu seperti tugas akademik dan tugas non akademik.

Pengertian menurut para ahli:

  • W.J.S Poerwadarminta, Makalah dapat didefinisikan sebagai uraian tertulis yang membahas tentang suatu rumusan masalah tertentu yang dikemukakan untuk mendapatkan pembahasan lebih lanjut.
  • Tanjung dan Ardial, Makalah adalah karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu masalah topik tertentu yang ditulis secara sistematis dan runtut dengan disertai analisis yang logis dan objektif.
  • Surakmad, Makalah dapat didefinisikan sebagai segala jenis tugas kuliah yang harus diselesaikan secara tertulis, baik sebagai hasil pembahasan buku maupun sebagai hasil karangan tentang sesuatu pokok permasalahan.

Ciri-ciri Makalah

Berikut adalah beberapa ciri dari makalah, sebagai berikut:

  • Mendemonstrasikan pemahaman mahasiswa tentang permasalahan teoritik yang dikaji atau kemampuan mahasiswa dalam menerapkan suatu prosedur, prinsip, atau teori yang berhubungan dengan perkuliahan
  • Menunjukkan kemampuan pemahaman terhadap isi dari berbagai sumber yang digunakan
  • Mendemonstrasikan kemampuan meramu berbagai sumber informasi dalam satu kesatuan sintesis yang utuh.

Fungsi Makalah

Adapun fungsi dari makalah sebagai berikut:

  • Memperluas wawasan keilmuan bagi penulisnya
  • Memberikan sumbangan pemikiran baik berupa konsep teoretis maupun konsep praktis
  • Memberikan manfaat bagi perkembangan konsep keilmuan maupun pemecahan masalah.

Struktur Makalah

Berikut ada struktur dari makalah, sebagai berikut:

  • Cover
    Cover atau Sampul makalah memuat judul makalah serta nama penulis, logo lembaga/institusi, tempat dan tahun terbit. Nama penulis ditulis dengan jelas, nama asli dan nama lengkap tanpa disingkat serta tanpa menyebutkan gelar. Alamat penulis memuat nama instansi atau lembaga tempat penulis bekerja atau menempuh jenjang studi (universitas). Tahun terbit adalah tahun pada saat makalah telah selesai penelitian dan penulisannya kemudian diterbitkan untuk umum. Judul pada halaman cover atau sampul menggunakan huruf kapital yang dicetak tebal dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman dengan besar font sebesar 14, ditulis dengan pengaturan layout center (rata tengah). Untuk penulisan nama penulis dan tidak diperlukan huruf kapital untuk semua kata, cukup huruf kapital di awal kata. Namun untuk penulisan keterangan nama instansi atau jenjang pendidikan menggunakan huruf kapital dengan dicetak tebal.
  • Abstrak
    Abstrak ditulis dalam dua bahasa atau dua versi, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Untuk penulisan dalam Bahasa Indonesia Anda tidak diperbolehkan menulis lebih dari 250 kata, sedangkan dalam Bahasa Inggris Anda tidak diperbolehkan menulis lebih dari 200 kata. Abstrak dapat berisi ringkasan atau bahasan pokok dari makalah, tujuan penelitian, metode penelitian, hipotesa, serta sedikit rangkuman hasil yang diperoleh berdasarkan penelitian yang dilakukan.
  • Daftar Isi
    Daftar isi memuat informasi halaman dari isi makalah. Setiap bab dan sub-bab dalam makalah diberikan keterangan halaman agar memudahkan pembaca menemukan bahan yang akan dibaca. Daftar isi juga memuat daftar gambar dan daftar tabel (jika ada).
  • Kata Pengantar
    Kata pengantar mencakup isi dari keseluruhan esensi makalah, yaitu membahas isi makalah secara menyeluruh namun umum. Hal ini perlu dilakukan agar pembaca mempunyai pandangan umum arah dari penelitian dalam makalah Anda tersebut. Biasanya pada kata pengantar, penulis juga mencantumkan ucapan syukur kepada Tuhan YME, serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung dan membantu proses penyelesaian makalah
  • Pendahuluan
    Pendahuluan adalah bahasan awal topik penelitian di dalam makalah yang disusun oleh dan dari sudut pandang penulis. Pendahuluan tidak perlu ditulis secara luas, cukup cakupan luarnya saja asalkan sudah mencakup esensi umum dari makalah Anda. Pendahuluan dapat dijelaskan secara umum dan singkat namun tujuan dan maknanya jelas. Pendahuluan dapat menjelaskan tentang pokok permasalahan awal yang ditemui. Permasalahan disini yang dimaksud adalah masalah yang ditemukan dan ingin diteliti dalam makalah Anda tersebut.
  • Latar Belakang
    Latar belakang menjelaskan secara umum permasalahan yang ditemukan, serta mengapa masalah tersebut perlu untuk diteliti kemudian di analisa dalam sebuah makalah. Latar belakang ditulis sejelas-jelasnya dengan penjelasan yang umum dan mudah dimengerti. Dapat pula dijelaskan dari awal hal yang ingin diteliti menjadi masalah yang perlu untuk dianalisis.
  • Rumusan Masalah
    Rumusan masalah berisi pokok masalah yang ditemukan. Biasanya rumusan masalah sangat singkat dan padat, tidak lebih dari satu paragraf serta berisi poin-poin pertanyaan atau masalah yang akan diteliti. Poin pertanyaan biasanya antara 2 sampai 3 pertanyaan. Rumusan masalah merupakan hasil pengerucutan dari bahasan pada latar belakang yang telah diulas sebelumnya.
  • Tujuan Pembahasan
    Tujuan pembahasan berisi manfaat dari penelitian yang dilakukan. Pada dasarnya manfaat ini ditujukan untuk pembaca. Manfaat diperoleh jika telah menemukan hasil atau kesimpulan dari permasalahan dan konfirmasi dari hipotesa awal. Tujuan pembahasan biasanya ditulis secara singkat namun menggambarkan serta mendeskripsikan manfaat penelitian kepada pembaca.
  • Isi
    Isi berisi uraian pokok dari topik makalah. Isi menjelaskan tentang permasalahan, penelitian yang dilakukan, metode penelitian, tempat penelitian, sasaran penelitian, serta penjabaran hasil data-data yang diperoleh di lapangan. Data yang diperoleh bisa merupakan data kualitatif, data kuantitatif, maupun mixed methods. Jika data dilakukan dengan proses wawancara, maka penulis bisa mencantumkan kutipan hasil pembicaraan dengan orang yang di wawancara atau narasumber tersebut.
  • Kesimpulan
    Kesimpulan merupakan penjabaran dari hasil penelitian yang diperoleh. Hasil penelitian diperoleh dari analisis rumusan masalah yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan teori dan metode penelitian yang dilakukan, sehingga diperoleh kesimpulan penelitian. Kesimpulan bisa sesuai dengan hipotesa namun bisa juga tidak sesuai dengan hipotesa awal sehingga muncul sebuah kesimpulan baru dari rumusan masalah yang telah dijabarkan sebelumnya. Kesimpulan juga menjabarkan apakah penelitian yang dilakukan telah menjawab rumusan masalah atau masih diperlukan penelitian lanjutan.
  • Saran
    Saran lebih ditujukan penulis kepada pembaca. Saran diperoleh dari kesimpulan penelitian untuk lebih dikembangkan kembali, ditindaklanjuti, maupun diterapkan. Saran berisi manfaat penelitian kepada pembaca berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kemudian diharapkan agar dilaksanakan atau diterapkan oleh pembaca.\
  • Penutup
    Penutup berisi harapan penulis kepada pembaca yaitu berharap agar penelitian tersebut bermanfaat kepada pembaca. Penulis juga memberikan kesan dan pesan serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung penulis atas kontribusi nya untuk menyelesaikan makalah penelitian. 
  • Daftar Pustaka
    Daftar pustaka berisi daftar referensi-referensi yang dicantumkan atau dipergunakan dalam penyusunan makalah. Daftar pustaka berisi paling sedikit 25 referensi, bisa dari jurnal, maupun buku. Penulisan daftar pustaka harus disusun secara sistematis serta diurutkan secara sistematis berdasarkan abjad/alfabetis menurut nama pengarang. Daftar pustaka terdiri atas nama pengarang, tahun terbit publikasi, judul publikasi, serta tempat terbit dan penerbit. Pengaturan penulisan nama dalam daftar pustaka adalah dengan ketentuan nama keluarga harus ditulis terlebih dahulu, kemudian diikuti oleh nama panggilan.

Jenis Makalah

Berikut adalah jenis dari makalah, sebagai berikut

Induktif

Yaitu makalah yang disusun dengan berdasarkan hasil data empiris yang diperoleh melalui penelitian di lapangan.

Penelitian yang dilakukan penelitian tentunya harus relevan dengan pokok bahasan yang akan dikaji dalam makalah tersebut.

Deduktif

Yaitu makalah yang disusun berdasarkan pada suatu kajian teori yang dapat didapatkan dari literatur yang sudah ada. 

Jenis makalah ini disebut makalah deduktif karena dikembangkan dengan pola deduksi, yaitu penulisan makalah yang diawali dengan hal-hal yang bersifat umum kemudian menuju ke sifat yang lebih khusus,

Sehingga dapat dikatakan bahwa paragraf utama berada di awal paragraf, kemudian diikuti oleh kalimat-kalimat pendukung.

Campuran

Yaitu makalah yang merupakan penggabungan dari dua makalah yaitu gabungan antara makalah induktif dengan makalah deduktif, yang dasar penyusunannya ialah suatu kajian teoritis dan data empiris.

Paragraf-paragraf dalam makalah jenis ini diawali dengan hal yang umum yang diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas bersifat khusus, kemudian diakhiri lagi dengan kesimpulan yang bersifat umum.

Langkah-langkah Menulis Makalah

Ada beberapa langkah langkah saat menulis makalah, sebagai berikut:

Tahap Persiapan

  • Pemilihan topiK
  • Perumusan tujuan
  • Identifikasi pembaca
  • Tentukan batasan isi materi
  • Tentukan judul makalah
  • Kumpulkan literatur dan bahan pendukung yang terpercaya
  • Buat ringkasan kecil dari bahan materi yang terkumpul
  • Lakukan wawancara narasumber jika perlu
  • Catat kutipan dan kata sulit.

Tahap Penulisan Draft

  • Buat tulisan kasar ke dalam setiap susunan makalah
  • Lakukan perumusan masalah dan kesimpulan.

Tahap Revisi

  • Pemeriksaan ide apakah sesuai topik dan tujuan,apakah melewati batas pembahasan atau tidak.
  • Pembahasan apa yang kurang mendetail.
  • Penyesuaian dengan kebutuhan dan kejelasan penjabaran untuk pembaca.
  • Tambahkan reaksi dan masukan dari orang lain yang membaca.

Tahap Penyuntingan

Perhatikan kembali aspek mekanik seperti huruf kapital, ejaan, struktur kalimat, tanda Baca, istilah, kosakata, format karangan. Gunakan sedikit metafora, irama, atau kiasan untuk memberikan gaya tulisan Anda.

Tahap Publikasi

  • Perhatikan cover, footer dan header jika perlu untuk disesuaikan dengan media publikasi yang akan kita tuju.
  • Konsultasikan dengan pembimbing atau orang yang ahli di bidang yang sama.
  • Buat versi presentasi dari makalah Anda jika diperlukan.

Contoh Makalah

KATA PENGANTAR

Ucapan syukur alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktu. Makalah ini kami beri judul “Manfaat Biologi Dalam Kehidupan Sehari-hari”.

Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas individu mata pelajaran biologi.

Selain itu, makalah ini juga memiliki tujuan untuk memberikan ilmu pengetahuan dan wawasan bagi saya khususnya dan bagi para pembaca. Materi dalam makalah ini cukup penting karena berkaitan dengan ilmu biologi yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Saya sebagai penulis juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Siti Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., selaku Guru mata pelajaran biologi, dan Bp. Rahmat Santoso, M.Pd selaku wali kelas XI IPA 6. Tidak lupa bagi teman-teman lain yang telah membantu menulis makalah ini, saya sampaikan terima kasih.

Terakhir, saya sadar bahwa makalah ini masih perlu untuk disempurnakan.

Maka dari itu saya sangat terbuka pada kritik dan saran yang bisa meningkatkan kemampuan saya, agar pada tugas berikutnya bisa menyusun makalah dengan lebih baik lagi. Semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua.

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL……………………………………………………………………………. i
KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………… ii
DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………… iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang masalah………………………………………………………………. 1
B. Batasan masalah………………………………………………………………………… 1
C. Rumusan Masalah……………………………………………………………………… 2
D. Tujuan……………………………………………………………………………………… 2
E. Manfaat…………………………………………………………………………………….. 2

BAB II PEMBAHASAN

Pengertian biologi……………………………………………………………………………. 3
Manfaat biologi………………………………………………………………………….. Penerapan ilmu biologi dalam kehidupan sehari-hari………………….……. 6

BAB III PENUTUP

Kesimpulan……………………………………………………………………………………. 12
Saran…………………………………………………………………………………………….. 12

BAB I PENDAHULUAN

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pada saat di sekolah, siswa tentu mendapatkan banyak mata pelajaran. Terkadang beberapa siswa masih belum menyadari bahwa setiap mata pelajaran memiliki manfaat sendiri-sendiri di dalam kehidupan sehari-hari.

Saat berada pada jenjang Sekolah Dasar atau SD, mata pelajaran yang diberikan masih level dasar. Setelah memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP, mata pelajaran mulai mengerucut secara spesifik.

Terlebih saat SMA/SMK, beberapa mata pelajaran semakin spesifik dan bahkan dijadikan sebagai jurusan khusus. Misalnya mata pelajaran yang tergabung dalam ranah Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial.

Bagi siswa yang menyukai hal-hal terkait SAINS, maka bisa mengambil jurusan IPA. Sebaliknya, bagi siswa yang menyukai hal-hal sosial maka bisa mengambil jurusan IPS. Salah satu yang akan di bahasa dalam makalah ini adalah mata pelajaran Biologi yang notabene masuk dalam ranah SAINS.

Ilmu Pengetahuan Biologi membahas banyak hal yang berkaitan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu contohnya adalah mempelajari tentang sistem pernapasan pada manusia. Di mana setiap detik manusia akan bernapas agar tetap hidup. Secara lebih lanjut, akan di bahas dalam makalah ini agar pembaca bisa lebih detail mengetahui manfaat Biologi dalam kehidupan sehari-hari.

B. BATASAN MASALAH

Agar pembahasan tidak terlalu luas, penulis perlu membatasi pembahasan dalam makalah ini. Pembatasan yang penulis terapkan yaitu hanya membahas manfaat Ilmu Pengetahuan Biologi dalam kehidupan sehari-hari yang dialami oleh semua orang secara umum.

C. RUMUSAN MASALAH

Adapun rumusan masalah yang akan penulis terapkan yaitu:

1. Bagaimana pengertian Ilmu Pengetahuan Biologi?
2. Hal-hal apa saja yang dipelajari di dalam Ilmu Biologi?
3. Bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari?

D. TUJUAN

Makalah ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para pembaca dalam hal manfaat Ilmu Pengetahuan Biologi dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan ini sangat penting karena setiap hari semua orang tidak lepas dari kegiatan yang berkaitan dengan Ilmu Biologi.

E. MANFAAT

Makalah ini memberikan manfaat yaitu sebagai ilmu pengetahuan bagi para pembaca, agar dalam setiap aktivitas yang dijalani sehari-hari dapat menjadi lebih efektif dan efisien.

BAB II PEMBAHASAN

BAB II
PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN BIOLOGI

Biologi adalah salah satu cabang ilmu yang membahas tentang makhluk hidup, mulai dari struktur, pertumbuhan, fungsi, evolusi, dan taksonominya. Dalam ilmu biologi, dasar yang paling utama adalah bahwa sel merupakan satuan dasar yang menjadi cikal bakal kehidupan. Kemudian disusul dengan gen yang merupakan satuan dasar dalam hal yang berkaitan dengan pewarisan.

Selain itu ada pembahasan tentang evolusi pada makhluk hidup. Evolusi merupakan suatu mekanisme yang membuat makhluk hidup mengalami perubahan atau bahkan menghasilkan spesies baru. Dalam praktik kehidupan sehari-hari,

Ilmu Biologi mempelajari tentang proses pertahanan yang dilakukan oleh setiap makhluk hidup berupa aktivitas mengkonsumsi, dan menghasilkan energi agar kehidupan bisa berjalan secara stabil.

B. MANFAAT BIOLOGI

Banyak manfaat yang diperoleh dari Ilmu Pengetahuan Biologi, di antaranya adalah:

1. Sektor Pertanian.

Biologi sangat bermanfaat dalam sektor pertanian. Penerapannya terkait dengan adanya sel dan gen sebagai faktor penentu keberlangsungan hidup pada tumbuhan.

Salah satu contohnya adalah menciptakan varian hasil tumbuhan dengan karakter yang lebih unggul dari aslinya.

Saat ini mulai banyak dikembangkan buah-buahan dan sayuran yang telah melalui rekayasa genetik demi mendapatkan hasil yang jauh lebih baik dari karakter aslinya.

2. Sektor Kesehatan.

Dalam kesehatan, Ilmu Biologi juga memiliki peran yang sangat penting dan vital.

Karena dalam Ilmu Pengetahuan Biologi membahas tentang susunan struktur tubuh makhluk hidup, khususnya pada hewan dan manusia. Struktur yang dipelajari meliputi ilmu tentang jaringan atau histologi, ilmu tata letak tubuh atau anatomi,

Ilmu yang membahas tentang faal tubuh atau fisiologis, ilmu tentang kondisi yang abnormal atau patologi, dan masih banyak lainnya.

3. Bidang Obat-obatan (Farmasi)

Terkait dengan sektor kesehatan, Ilmu Biologi juga membahas tentang obat-obatan yang dapat menunjang kesehatan makhluk hidup, khususnya bagi yang terserang penyakit.

Bahkan, Ilmu biologi juga dapat menghasilkan senyawa antibiotik serta senyawa insulin yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari ancaman virus atau bakteri dari luar.

C. PENERAPAN ILMU BIOLOGI

Penerapan Ilmu Biologi dalam kehidupan sehari-sehari secara spesifik diantaranya:

1. Bidang Kesehatan dan Kedokteran

Pada kedua bidang ini Ilmu Pengetahuan Biologi memiliki peran sangat penting. Misalnya yaitu berkaitan dengan operasi bedah pada pasien, pelayanan metode bayi tabung bagi pasangan suami istri yang sulit mendapatkan anak, dan yang paling sering digunakan adalah pemeriksaan pada penyakit-penyakit ringan seperti flu, demam, dan sebagainya.

2. Bidang Farmasi

Berkaitan erat dengan dengan bidang kesehatan dan kedokteran, Ilmu Pengetahuan Biologi juga berfungsi untuk membuat obat-obatan.

Tidak hanya obat dengan campuran bahan kimia, tetapi juga obat herbal yang menggunakan bahan dasar tanaman. Berkat Ilmu Biologi, masyarakat bisa mengkonsumsi obat herbal atau jamu karena telah mengetahui khasiat dari macam-macam tanaman yang ada di sekitarnya.

3. Bidang Pertanian.

Contoh spesifik penerapan Ilmu Pengetahuan Biologi dalam bidang pertanian adalah praktik menanam dengan metode hidroponik, merekayasa genetika dan kultur jaringan pada tumbuhan.

Metode-metode ini dipelajari secara detail dengan ilmu Biologi. Berkat ilmu-ilmu ini, masyarakat bisa memakan buah pepaya yang tidak mudah membusuk (rekayasa genetika),

Mengkonsumsi buah dan sayur organik yang tidak mengandung pestisida (metode hidroponik), dan berbagai macam produk unggul lainnya.

4. Bidang Pangan

Pada bidang ini Ilmu Pengetahuan Biologi juga sangat berperan penting dan vital. Pasalnya, berkat Ilmu Biologi ini masyarakat bisa mengkonsumsi berbagai jenis makanan olahan seperti tahu, tempe, kecap, yogurt, sosis, dan masih banyak lainnya.

Selain enak dan bergizi, makanan-makanan tersebut juga dapat mempermudah masyarakat dalam menyiapkan menu makanan sehari-hari.

5. Bidang Peternakan

Pada bidang peternakan, Ilmu Pengetahuan Biologi berguna sebagai pencipta metode inseminasi buatan atau disebut juga kawin suntik. Dengan metode ini, para peternak bisa menghasilkan produk hewani tanpa harus melalui perkawinan secara alami.

Contohnya adalah peternak ayam, ayam-ayam tersebut bisa menghasilkan telur hanya dengan inseminasi buatan. Sehingga metode ini sangat menguntungkan bagi peternak, karena dapat menghemat waktu dan bisa menghasilkan laba yang besar.

6. Bidang Perikanan

Tidak kalah penting dari bidang lainnya, Ilmu Pengetahuan Biologi juga memberikan kemudahan dan keuntungan bagi para pelaku usaha di bidang perikanan.

Misalnya tentang budidaya kerang sebagai penghasil mutiara yang memiliki nilai jual yang sangat mahal, budidaya ikan hias, dan sebagainya. Dengan membudidayakan ikan maka dapat membantu meningkatkan sistem perekonomian bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah pesisir.

7. Bidang Industri

Bidang industri juga perlu menguasai Ilmu Pengetahuan Biologi. Salah satu contohnya yaitu pemanfaatan bakteri untuk memisahkan logam dari bijinya. Dengan menggunakan teknik-teknik khusus yang berkaitan dengan Ilmu Biologi, maka para Pengusaha ini akan semakin mudah menjalankan roda bisnisnya.

8. Bidang Pengelolaan Hidup

Terkait dengan bidang industri, Ilmu Pengetahuan Biologi juga berfungsi dalam bidang pengelolaan hidup. Misalnya adalah, proses pengelolaan limbah yang telah dihasilkan dari sebuah industri.

Jika limbah tidak dikelola dengan baik dan benar, maka akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat dan lingkungannya.

Salah satu cara untuk mengelola limbah yaitu dengan memanfaatkan mikroorganisme dan bakteri agar bisa menguraikan limbah-limbah industri seperti minyak, plastik, dan lain-lain.

BAB III PENUTUP

BAB III

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan pada BAB II, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Ilmu Pengetahuan Biologi memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Mulai dari bidang kesehatan, kedokteran, pertanian, dan lain sebagainya.

B. SARAN

Kami sebagai penyusun makalah juga akan memberikan saran kepada para pembaca, agar memperbanyak bacaan terkait Ilmu Pengetahuan Biologi. Hal ini bertujuan untuk mempermudah segala macam aktivitas sehari-hari yang tentu tidak pernah lepas dari makhluk hidup lain di sekitar kita.