Ekonomi

Pengertian Ekonometrika yang Perlu dipahami

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Banyak sekali faktor yang memengaruhi perilaku ekonomi seperti tingkat pendapatan, ekspor komoditas, inflasi, produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan nilai tukar.

Faktor-faktor tersebut dapat diketahui melalui ekonometrika. Apakah Ekonometrika Itu?

Ekonometrika dapat kita ketahui melalui beberapa pengertian berikut berdasarkan pengertian secara umum, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, dan menurut pendapat para ahli.

Berdasarkan Pengertian Secara Umum

Secara umum, ekonometrika diartikan sebagai pengukuran ekonomi. Dalam artian, berbagai fenomena dalam ilmu ekonomi dikaji atau dianalisis secara matematis.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia

Adapun menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, yang dimaksud dengan ekonometrika atau ekonometri adalah cabang ilmu ekonomi yang berhubungan dengan penerapan ekonomi matematis dengan menggunakan metode statistik.

Berdasarkan Pendapat Para Ahli

Adapun pengertian ekonometrika menurut para ahli adalah sebagai berikut.

  • Agus Tri Basuki (2017)
    Mendefinisikan ekonometrika sebagai cabang dari ilmu ekonomi dengan menggunakan dan menerapkan matematika dan statistika untuk memecahkan masalah-masalah ekonomi yang dibuat dalam suatu model ekonometrik yang kemudian diestimasi hasilnya dan diuji lagi kesesuaiannya dengan teori ekonomi yang sudah ada.
  • Arthur S. Goldberger (1964)
    Mendefinikan ekonometrika sebagai ilmu yang menerapkan peralatan Teori Ekonomi, matematik dan statistik inferensi untuk menganalisis fenomena ekonomi.
  • Catur Sugiyanto (tanpa tahun)
    Mendefinisikan ekonometrika sebagai suatu ilmu yang mengkombinasikan teori ekonomi dengan statistik ekonomi, dengan tujuan menyelidiki dukungan empiris dari hukum skematik yang dibangun oleh teori ekonomi. Dengan memanfaatkan ilmu ekonomi, matematik dan statistik, ekonometri membuat hukum-hukum ekonomi teoritis tertentu menjadi nyata.
  • Chow (1983)
    Mendefinisikan ekonometrika sebagai perpaduan antara “seni” dan “ilmu pengetahuan” dari penggunaaan metode statistik untuk mengukur hubungan-hubungan ekonomi.
  • Gerhard Tinter (1968)
    Mendefinikan ekonometrika sebagai suatu pandangan khusus terhadap peranan Ilmu Ekonomi yang meliputi penerapan Statistik-matematika atas data ekonomi untuk memberikan dukungan empiris terhadap model-model yang dibangun dengan ekonomi matematika dan mendapatkan hasil numerik.
  • Michael D. Intriligator (1983)
    Mendefiniskan ekonometrika sebagai cabang Ilmu Ekonomi yang berkaitan dengan penafsiran empiris dari hubungan-hubungan ekonomi.
  • A. Koutsoyiannis (1977)
    Mendefinisikan ekonometrika sebagai kombinasi beberapa teori ekonomi, ekonomi matematis, dan statistik, yang berbeda dari ketiga cabang ilmu pengetahuan tersebut.
  • Ramanathan (1996)
    Mendefinisikan ekonometrika sebagai ilmu yang berhubungan dengan (1) estimasi hubungan-hubungan ekonomi, (2) mencocokkan teori ekonomi dengan dunia nyata dan menguji hipotesis yang berhubungan dengan perilaku-perilaku ekonomi, dan (3) meramalkan perilaku variabel-variabel ekonomi.
  • Gunawan Sumodiningrat (1994
    Mendefinisikan ekonometrika sebagai ilmu yang menggabungkan Teori Ekonomi dan Statistik Ekonomi dengan tujuan menyelidiki dukungan empiris dari model yang dibangun teori ekonomi.
  • Syahrul (2000)
    Mendefinisikan ekonometrika sebagai penggunaan analisis komputer serta teknik pembuatan model untuk menjelaskan hubungan antara kekuatan-kekuatan ekonomi utama seperti ketenagakerjaan, modal, suku bunga, dan kebijakan sistem pemerintahan dalam pengertian matematis, kemudian menguji pengaruh dari perubahan dalam skenario ekonomi.