Sejarah

7 Perang Terbesar di Dunia Beserta Sejarah Singkatnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sejarah peradaban manusia sejak zaman dahulu di muka bumi ini tentu tidak lepas dengan adanya konflik. Sudah banyak terjadi perang besar dalam sejarah dunia yang menyebabkan banyak sekali korban jiwa.

Tidak hanya itu, ada pula dampak lainnya yakni berupa kerusakan material atau moril, di mana menyebabkan kerugian bagi banyak orang. Dalam sejarah dunia, tercatat beberapa perang terbesar tersebut antara lain:

1. Perang Seratus Tahun

Mengapa disebut dengan perang 100 tahun? Sama seperti namanya, perang ini terjadi kurang lebih selama 116 tahun yang dilakukan oleh Kerajaan Inggris dan Prancis. Hal ini terhitung sejak dimulainya perang pada tahun 1337 hingga berakhir pada 1453.

Perang 100 tahun ini telah berlangsung sepanjang kepemimpinan lima Raja Prancis dan Raja Inggris. Bahkan tidak hanya melibatkan kedua negara tersebut saja, namun juga melibatkan negara-negara sekutu lainnya

Dalam sejarah, mencatat bahwa perang ini sebagai salah satu perang bersenjata yang paling penting di Eropa. Pasalnya, setelah perang 100 tahun berakhir terjadi perubahan dari zaman para Ksatria berbaju baja menjadi persenjataan serta taktik baru yang jauh lebih modern. Bahkan perang ini juga menjadi sumber gagasan penting terkait paham nasionalisme di kedua negara tersebut.

Awal mula perang ini terjadi akibat adanya krisis demografi, ekonomi dan juga politik antara Negara Prancis dan Inggris. Hal ini makin parah setelah meningkatnya ketegangan dan perebutan wilayah yang dilakukan oleh para raja negara tersebut tentang wilayah Gascogne, Flandria serta Skotlandia.

2. Perang Salib

Perang Salib merupakan perang terbesar dalam sejarah dunia yang disebabkan karena perebutan wilayah Yerussalem dan tanah suci (sekarang Palestina, Israel, Sebagian Lebanon dan Yordania) dari kekuasaan islam. Perang ini terjadi antara kekutan kaum muslim dengan kekuatan Eropa yang berlangsung sejak 1095 hingga 1291.

Perang ini berbeda dengan konflik-koflik keagamaan biasanya, karena orang-orang yang ikut bergabung akan diyakini dapat diampuni seluruh dosa mereka. Singkat cerita, perang ini diceturkan pertama kali oleh Paus Urbanus II dalam siding Konsili pada tahun 1905.

Ia menghimbau semua pasukannya untuk mengangkat senjata dalam membantu Kaisar Romawi Timur untuk melawat pasukan Turki. Inilah yang akhirnya menjadikan Perang Salib sebagai salah satu perang terbesar dalam sejarah dunia.

3. Perang Napoleon

Perang terbesar di dunia selanjutnya yaitu Perang Napoleon. Perang ini berlangsung lebih dari 10 tahun yakni dimulai pada 1803 dan berakhir pada 1815. Alasan mengapa perang ini dianggap sebagai perang terbesar di dunia karena sudah membunuh sekitar 7 juta prajurit dan perang sipil di seluruh benua Eropa, Atlantik, Pasifik, serta Samudera Hindia.

Perang Napoleon merupakan perang yang terjadi karena adanya pernyataan perang oleh koalisi negara-negara dari Eropa yang prihatin dan khawatir atas jatuhnya Raja Louis XVI. Selain itu, disebabkan pula karena adanya peningkatan kekuatan Prancis di bawah kepemimpinan Bonaparte. Dengan kata lain, perang ini terjadi setelah Revolusi Prancis saat Napoleon Bonaparte berkuasa di Negara Pransic pada 1799-1815.

Terjadinya perang ini sudah menimbulkan dampak yang cukup signifikan di mana terdapat perubahan besar pada sistem militer di Eropa, khususnya bagian artileri dan organisasi militer. Kemudian perang berhasil ketika pasukan Napoleon gagal dalam upaya invasi Rusia dan menjadi terakhir kekalahan berat dari Inggris di Waterloo.

4. Perang Sino-Jepang II

Perang yang terjadi di awal Perang Dunia II ini juga termasuk dalam perang terbesar di dunia. Perang Sino-Jepang II ini terjadi antara dua negara yakni Jepang dan China pada tahun 1937-1945. Walaupun pada mulanya hanya disebabkan karena konflik kecil dn terpisah, akan tetapi konflik tersebut kemudian menjadi bagian Perang Dunia II. Bahkan melibatkan beberapa negara lainnya.

Perang Sino-Jepang II juga menandakan sebagai tanda kemerosotan Dinasti Qing serta menunjukkan kesuksesan modernisasi Jepang sejak masa Restorasi Meiji. Hingga pada akhirnya, perang ini berhasil dengan adanya kekalahan Dinasti Qing dan penandatanganan Perjanjian Shimnoseki.

Dari kekalahan tersebut, kemudian berdampak kepada ganti rugi sejumlah 30 juta tael kepada Jepang dan sebagai simbol lahirnya hegemoni kekuasaan Jepang di Asia Timur.

5. Perang Invansi Mongol

Perang terbesar selanjutnya adalah perang melawan invansi Mongol. Kerajaan Mongol ketika itu telah mencapai puncak kejayaannya yakni pada abad ke-13 dan ke-14 di bawah kepemimpinan Genghis Khan.

Berkat kepemimpinannya, Kerajaan Mongol berhasil menguasai kurang lebih 22% tanah yang berada di Kawasan Asia tengah, Sebagian Eropa, dan juga Timur Tengan. Dengan niat memperluas kekuasaan Mongol, mereka berhasil menghancurkan apa saja yang ada di depan mata tanpa adanya pandang bulu.

Mereka menyerangnya bukan bertujuan untuk memerintah, melainkan untuk menguasai, memperkosa, hingga menculik gadis-gadis untuk dibawa ke negerinya. Inilah yang akhirnya membuat Mongol sangat ditakuti di seluruh Eurasia. Bahkan sudah banyak sudah jutaan orang kehilangan nyawanya dan banyak pula kerajaan yang hancur dalam perang melawan Mongol tersebut.

6. Perang Dunia I

Perang Dunia I merupakan perang terbesar yang terjadi dalam sejarah dunia. Namun perang ini tidak berlangsung selama perang sebelumnya yakni hanya empat tahun (1914 – 1918).

Akan tetapi, tidak pernah dibayangkan sebelumnya bahwa skala kehancuran dan kehilangan nyawa banyak orang. Selain itu, banyak pula negara yang terlibat dalam perang ini.

Awal mula terjadinya perang ini atas dasar terbunuhnya Pangeran Austria bernama Franz Ferdinand ketika ia berkunjung ke Sarajevo, Serbia. Bahkan perang ini telah melibatkan hampir seluruh negara Eropa.

Negara Jerman, Italia, Austria, Hongaria dan Turki Ottoman bergabung untuk melawan negara Inggris, Prancis, Rusia dan juga Amerika Serikat. Penyerangan kepada Amerika Serikat ini dimulai setelah Jerman berhasil menenggelamkan kapal penumpang warga AS.

Tidak hanya itu, pada perang inilah menjadikan laut dan udara sebagai medan perang untuk pertama kalinya. Hingga akhirnya, peperangan ini menewaskan sekitar 18 juta orang di seluruh dunia di mana 7 diantaranya merupakan warga sipil.

7. Perang Dunia II

Setelah beberapa tahun bersilang, perang terbesar terjadi kembali untuk kedua kalinya atau disebut dengan Perang Dunia II. Bahkan perang ini tidak hanya melibatkan seluruh negara di Eropa, namun juga negara-negara yang ada di Kawasan Asia Pasifik dan Afrika.

Awal mula terjadinya Perang Dunia II disebabkan oleh invasi Nazi Jerman kepada Polandia sekitar tanggal 1 September 1939. Inilah yang kemudian berujung pada pernyataan perang oleh negara Inggris dan Prancis dan melibatkan lebih dari 30 negara dalam konflik tersebut.

Selain itu, ada sekitar 100 juta personel militer yang diterjunkan untuk menghabisi lawan-lawan mereka dalam peperangan tersebut. Hingga pada akhirnya, Perang Dunia II ini mencapai titik akhir setelah Jepang menyerah karena di Bom Atom oleh sekutu Amerika Serikat. Selain itu, diakhiri pula dengan Italia yang kembali membelot ke arah sekutu serta kekalahan Jerman ketika menginvasi Stalingard, Uni Soviet.

Kemudian Perang Dunia II berakhir ketika pasukan sekutu berhasil untuk mendaratkan pasukan di Prancis. Tercatat sekitar 72 juta orang yang tewas dalam peperangan ini dari seluruh dunia.