Geografi

Inilah Perbedaan Degradasi dan Deforestasi

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Persentase hutan di dunia mencapai 31% dari luas daratan global atau sekitar 4,06 miliar hektar berdasarkan laporan dari data FAO (Food and Agriculture Organization). Hutan disebut dengan paru-paru dunia bukan tanpa alasan. Keberadaan hutan menjadi pemasok oksigen paling besar di permukaan bumi.

Seperti yang diketahui bahwa oksigen dibutuhkan oleh manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya untuk bernapas. Selain menghasilkan oksigen terbesar, manfaat hutan bagi kehidupan sangat penting mulai dari penyedia sumber makanan dan obat-obatan, menjadi habitat hewan dan tumbuhan, mencegah bencana erosi, tanah longsor dan banjir, penyimpan cadangan air, dan membuat udara menjadi lebih sejuk.

Pentingnya hutan bagi kehidupan menumbuhkan kesadaran kepada semua masyarakat untuk menjaga dan melindungi hutan yang ada. Namun, diperkirakan penyusutan hutan setiap tahunnya mencapai 15 juta hektar, tidak terkecuali penyusutan ini terjadi di Indonesia.

Padahal, Indonesia termasuk urutan ke sembilan negara dengan wilayah hutan terluas dunia dengan luas persentasi 46,46% dari luas keseluruhan negara. Akan tetapi, saat ini wilayah hutan Indonesia semakin berkurang dan membuat urutan negara dengan wilayah hutan terluas juga mengalami pergeseran.

Berkurangnya hutan ini disebabkan oleh faktor alam dan faktor ulah manusia baik dari bencana, iklim, kebakaran, penyakit, hingga penebangan hutan secara liar. Kerusakan hutan yang membuat kualitas hutan menurun hingga hilangnya hutan akan menyebabkan putusnya mata rantai kehidupan yang berpotensi mendatangkan bencana dan kerugian.

Ada beberapa istilah yang digunakan terkait kerusakan hutan, beberapa di antaranya adalah degradasi dan deforestasi. Kedua istilah ini merupakan kegiatan yang mengakibatkan penurunan kualitas hutan juga sebab penyusutan wilayah hutan. Jika kamu belum memahami apa itu degradasi dan deforestasi hutan, simak artikel ini sampai akhir ya!

Pengertian Degradasi

Dalam Kamu Besar Bahasa Indonesia (KBBI), istilah degradasi diartikan dengan kemunduran, kemerosotan, dan penurunan. Penggunaan istilah degradasi cukup beragam.

Kata degradasi bisa disandingkan dengan beberapa hal, seperti yang digunakan dalam berita sepak bola di mana ketika berita sedang menginformasikan tim sepak bola yang menempati papan bawah klasemen liga yang akhirnya harus turun atau degradasi dengan kelas liga di bawahnya.

Namun, istilah degradasi juga digunakan dalam permasalahan tanah dan hutan. Dalam artikel ini akan terfokus dalam penjelasan penggunaan kata degradasi yang berkaitan dengan lahan dan hutan.

Istilah degradasi tanah atau hutan mengacu pada dekomposisi senyawa kimia atau penurunan kualitas tanah. Sedangkan degradasi hutan merupakan penurunan kualitas lahan hutan yang mempengaruhi fungsi dan kegunaan hutan itu sendiri.

Degradasi juga dimaknai dengan kondisi hutan yang mengalami penurunan keragaman flora dan fauna akibat faktor alam maupun ulah manusia.

Permasalahan degradasi hutan menjadi masalah penting yang harus segara ditangani oleh negara. Pasalnya, jika tidak diambil tindakan untuk mengatasinya, maka kemungkinan wilayah hutan akan berkurang hingga makhluk hidup yang menjadikan hutan sebagai habitat dan tempat tinggal akan hilang bahkan punah,

Pengertian Deforestasi

Istilah deforestasi umumnya hanya digunakan untuk satu kegiatan saja, yaitu deforestasi hutan. Menurut Kamu Besar Bahasa Indonesia (KBBI), deforestasi diartikan dengan penebangan hutan.

Deforestasi adalah proses penghilangan hutan dengan cara penebangan guna mengambil hasil hutan atau mengubah fungsi lahan hutan menjadi non-hutan.

Ahli bidang ilmu kehutanan juga mengatakan bahwa deforestasi ini merupakan kondisi hilangnya tutupan hutan beserta atribut-atribut yang ada di dalamnya yang mengakibatkan hilangnya struktur dan fungsi hutan.

Penyebab deforestasi erat kaitannya dengan aktivitas manusia. Deforestasi bertujuan mengubah area hutan menjadi lahan non-hutan untuk memenuhi kebutuhan aktivitas manusia seperti pembukaan lahan perkebunan, pertambangan hingga program transmigrasi pemerintah jika membutuhkan lahan untuk pemukiman warga.

Deforestasi termasuk salah satu bentuk penggundulan hutan yang menyebabkan masalah pada lingkungan. Dampak yang ditimbulkan oleh deforestasi sangat serius, terlebih hutan merupakan penghasil oksigen terbesar di dunia yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernafas.

Bagi sebagian yang hidup di sekitar hutan dan menggantungkan hidupnya dengan sumber daya alam yang ada di dalamnya akan sangat mengganggu sosial ekonomi mereka. Deforestasi yang dilakukan dengan cara pembakaran hutan akan mengakibatkan pemanasan global atau perubahan iklim yang mana akan mengganggu masyarakat secara luas.

Tidak hanya itu saja, deforestasi juga menjadi faktor terbesar terjadinya punahnya flora dan fauna yang tinggal di wilayah hutan tersebut hingga timbulnya bencana alam seperti tanah longsor dan banjir karena hilangnya resapan air.

Perbedaan Degradasi dan Deforestasi

Meski kedua istilah ini kerap disama artikan, tetapi degradasi dan deforestasi memiliki makna yang berbeda seperti yang sudah dijelaskan di atas. Untuk memudahkanmu memahami penggunaan istilah degradasi dan deforestasi, di bawah ini beberapa perbedaannya:

  • Degradasi adalah penurunan kualitas tanah di berbagai lahan yang ada di permukaan bumi, baik sawah, kebun, hutan dan lain sebagainya.  
  • Deforestasi adalah kegiatan yang mengubah hutan menjadi lahan lainnya sehingga menghilangkan are hutan secara permanen.
  • Penggunaan degradasi cukup beragam, mulai dari penurunan harga bahan pangan, kemerosotan kinerja suatu tim dalam sepak bola, dan juga digunakan untuk mengistilahkan lahan atau hutan yang mengalami penurunan produktivitasnya.
  • Penggunaan deforestasi cenderung untuk mengistilahkan lahan hutan yang dilakukan dengan penebangan pohon dan di alih fungsikan untuk kebutuhan manusia.
  • Degradasi biasanya hanya terdapat pada sebagian lahan atau hanya mengakibatkan penurunan produktivitas dalam skala yang kecil tetapi, deforestasi justru sebaliknya. Deforestasi mengakibatkan hilangnya hutan dalam jumlah yang luas.
  • Dampak degradasi cenderung lebih sedikit dan mudah diatasi. Namun, deforestasi akan mengakibatkan dampak yang jauh lebih besar karena membuat lahan hutan produktif menjadi non-hutan.

Nah, itulah dia penjelasan lengkap mengenai degradasi dan deforestasi yang perlu kamu ketahui. Kedua kegiatan ini jika dibiarkan secara terus menerus akan menimbulkan kerugian dan kondisi buruk yang sangat serius.