Ekonomi

Pranata Ekonomi: Pengertian – Fungsi dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pada materi kali ini kita akan mempelajari mengenai pranata ekonomi yang dibutuhkan hampir semua masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Materi kali ini akan kita mulai dari pengertian, ciri, fungsi, perkembangan masyarakat, tipe dan contoh dari pranata ekonomi.

Pengertian Pranata Ekonomi

Menurut Para Ahli

  • Horton & Hunt (1987: 364)
    Pranata ekonomi lahir ketika orang orang mulai mengadakan pertukaran barang secara rutin, membagi-bagi tugas dan mengakui adanya tuntutan dari seseorang terhadap orang lain.
  • Jonathan M. Turner
    Pranata ekonomi adalah sekelompok status sosial, norma umum dan peran relatif stabil dan saling berhubungan di sekitar pengumpulan sumber sumber daya produksi dan distribusi barang serta jasa. Proses produksi dan distribusi barang barang dan jasa jasa yang makin pentig dan berbelit belit adalah faktor utama yang melatarbelakangi munculnya pranata ekonomi.

Secara Umum

Pranata ekonomi merupakan peraturan yang mengatur mengenai tingkah laku dari masyarakat di dalam pemenuhan kebutuhan barang dan jasa.

Ciri-ciri Pranata Ekonomi

  • Budaya simbolis yaitu slogan, merek dagang, lagu komersil dan hak paten.
  • Pola tingkah laku yaitu profesional, penghematan dan mencari keuntungan.
  • Budaya manfaat meliputi toko, blanko, formulir dan pabrik.
  • Kode spesialisasi meliputi hak, monopoli, lisensi, kontrak dan akte perusahaan.
  • Ideologi yaitu tanggung jawab, managerial, liberalisme, hak buruh dan kebebasan berusaha.

Tujuan Pranata Ekonomi

  • Pranata ekonomi memiliki tujuan untuk dapat menangani permasalahan kesejahteraan bagi masyarakatnya.
  • pranata ekonomi memiliki tujuan guna mengatur cara memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat luas untuk keberlangsungan hidupnya.
  • agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
  • untuk mendapatkan manfaat.
  • untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat dan memuaskan para pelanggan atau konsumen.
  • pranata ekonomi memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat di dalam pemenuhan produk baik itu barang atau jasa.

Fungsi Pranata Ekonomi

  • Mengatur Distribusi Barang dan Jasa
    Distribusi adalah proses atau kegiatan menyalurkan barangdan jasa yang awalnya berasal dari produsen menuju konsumen. Proses dari penyaluran barang dan jasa meliputi beberapa pihak yang mempengaruhi satu dengan lainnya. Adanya transaksi diantara individu satu dengan lainnya merupakan faktor yang penting di dalam melakukan pertukaran barang dan jasa. Kegiatan pertukaran memungkinkan seseorang mau menerima dan memberi barang dan jasa yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak.
  • Mengatur Produksi Barang dan Jasa
    Produksi merupakan kegiatan pengadaan barang dan jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Di dalam melakukan kegiatan produksi dibutuhkan beberapa unsur produksi meliputi modal, bahan produksi, tenaga kerja dan manajemen organisasi.
  • Mengatur Konsumsi Barang dan Jasa
    Konsumsi merupakan aktivitas atau kegiatan penggunaan barang dan jasa baik langsung atau tidak untuk memeunhi kebutuhan pokok dari manusia. Kelayakan hidup bergantung pada tiga faktor yaitu pendapatan, ketersediaan barang dan jasa dan nilai dari barang/jasa tersebut. Penghasilan yang sedikit atau minim berbanding terbalik dengan kebutuhan yang tidak terbatas dan hal tersebut membuat manusia mengatur kehidupannya secara bijaksana dan terencana. Untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup, manusia harus menyesuaikan antara penghasilan dengan kebutuhan hidup.

Unsur dalam Pranata Ekonomi

  • Kegiatan Produksi
    Kegiatan produksi yaitu suatu aktivitas atau kegiatan yang dilakukan untuk menambah nilai dari suatu benda atau menciptakan barang baru sehingga dapat memberikan manfaat lebih banyak untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup pada masyarakat.
  • Kegiatan Distribusi
    Kegiatan distribusi yaitu aktivitas atau kegiatan penyaluran dari produk baik itu berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Kegiatan distribusi ini memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  • Kegiatan Konsumsi
    Kegiatan Konsumsi yaitu suatu aktivitas atau kegiatan untuk mengurangi atau menghabiskan suatu produk baik itu benda atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan secara langsung.

Perkembangan Masyarakat dan Tipe Pranata Ekonomi

  • Masyarakat Pencari Makan dan Pemburu
    Pada mulanya, kehidupan manusia itu adalah kelompok masyarakat yang mencari makan seperti sayur, buah, ubi dan memburu binatang untuk dijadikan sebagai bahan makanan.pada jaman dahulu, teknologi belum berkembang seperti sekarang ini. Manusia hidup dengan mengandalkan kepada alam.
  • Masyarakat Hortikultura
    Pada mulanya, pertanian terjadi pertama kali di daerah Timur Tengah dan menyebar ke Eropa. Tanaman yang banyak ditanam pada masa itu adalah gandum dan gerst. Sedangkan binatang yang dipelihara yaitu kambing, babi dan biri biri. Masyarakat pertanian awal inilah yang disebut dengan masyarakat hortikultura sederhana. Jumlah dari masyarakat hortikultura ini mencapai 100 – 200 orang dan umumnya mereka ini tinggal di daerah hutan yang lebat. Masyarakat hortikultura sudah sanggup menghasilkan makanan dalam jumlah yang banyak untuk di konsumsi, namun kehidupannya bukan berarti lebih tinggi.
  • Masyarakat Prakapitalis
    Masyarakat agraris yang mulanya awal dari pembentukan masyarakat prakapitalis muncul sekitar 5000 – 6000 tahun yang lalu di Mesopotamia dan Mesir. Mereka telah mengenal bajak dan mempekerjakan binatang untuk menggarap ladang. Masyarakat agraris ini juga sudah mengenal sistem irigasi untuk memenuhi kebutuhan air di ladang mereka. Pranata ekonomi yang berkembang pada masyarakat prakapitalis ini yaitu feodalisme. Feodalisme yaitu lembaga ekonomi dan politik yang berkembang di dalam masyarakat yang mengalami peralihan dari masyarakat suku ke masyarakat bangsa.
  • Masyarakat Kapitalis
    Masyarakat kapitalis merupakan masyarakat yang hidup dengan sistem ekonomi yang didasarkan pada kepemilikan pribadi. Kapitalisme merupakan sistem ekonomi yang memungkinkan beberapa individu yang menguasai sumber daya yang digunakan untuk meraih keuntungan yang maksimal.
  • Masyarakat Ekonomi Sosialis
    Masyarakat sosialis ini pertama kali muncul pada tahun 1917. Di dalam masyarakat sosialis, koordinasi ekonomi ditentukan oleh badan sebagai pusat perencanaan. Kepemilikan barang barang pribadi hampir ditiadakan kecuali barang barang konsumsi. Masyarakat sosialis ini hampir dikontrol ketat oleh negara. Semua sektor pertanian sudah dinasionalisasi dan orang orang bekerja untuk negara.

Hubungan Pranata Ekonomi dengan Pranata Lainnya

Di dalam keberadaannya, pranata ekonomi tidak berdiri sendiri atau individu melainkan saling berkaitan dengan pranata yang lainnya. Berikut ini hubungan pranata ekonomi dengan pranata lainnya yaitu:

  • Hubungan Pranata Ekonomi dengan Pranata Keluarga
    Sebagian besar kegiatan ekonomi muncul dari pranata keluarga. Setiap anggota dari keluarga secara langsung berpartisipasi di dalam melakukan kegiatan ekonomi. Keluarga selain menjadi pusat dan sumber tenaga kerja, selain itu juga menjadi media sosialisasi untuk meneruskan pengetahuan atau informasi yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan perekonomian.
  • Hubungan Pranata Ekonomi dengan Pranata Agama
    Pranata agama disini memiliki fungsi untuk mendorong manusia di dalam melakukan perannya untuk memajukan ekonominya, dikarenakan agama mengurangi rasa cemas dan takut. Pranata agama juga memiliki fungsi untuk menciptakan norma sosial dan dapat mempengaruhi pranata ekonomi.
  • Hubungan Pranata Ekonomi dengan Pranata Pendidikan
    Pranata pendidikan memiliki fungsi untuk menanamkan dan juga melestarikan norma budaya non ekonomi. Pranata pendidikan ini sangat diperlukan untuk menjadikan manusia yang memiliki bekal moral yang digunakan untuk pergaulan sosial. Pranata pendidikan di dalam ekonomi juga semakin menguat. Jenjang pendidikan disusun secara sengaja untuk dipersiapkan dalam menghasilkan tenaga kerja yang handal dan mencetak sumber daya manusia yang kreatif di dalam meningkatkan perekonomian.

Contoh Pranata Ekonomi

  • Di setiap rumah tangga ada seorang ibu yang mengatur semua kebutuhan dan disesuaikan dengan pendapatan setiap harinya. Dengan uang yang cukup, ibu itu membeli tempe untuk mencukupi gizi dan protein di dalam keluarganya.
  • Suatu pabrik tempe memproduksi 20000 tempe setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan tempe di pasar dan orang orang yang menjual sayur. Sebagai pelaku produksi, pengusaha tempe rela melakukan aktivitas ekonomi menghasilkan barang produksi yaitu tempa yang nantinya akan dijual kepada para pelanggannya.
  • Pemborong tempe membeli tempe sebanyak 1000 setiap harinya dari pabrik penghasil tempe. Kemudian tempe yang dibelinya itu akan di jual lagi ke pasar pasar dan kios sayuran. Kegiatan ini merupakan distribusi barang yaitu tempe.