Ekonomi

30 Negara yang Menganut Sistem Ekonomi Liberal

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sebelum membahas negara mana saja yang menganut sistem ekonomi liberal, ada perlunya untuk mengetahui terlebih dahulu mengenai sistem ekonomi liberal.

Ekonomi liberal merupakan suatu konstruksi sistem ekonomi disuatu negara yang memberikan kebebasan kepada setiap orang untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi agar dapat memperoleh pendapatan.

Sistem ekonomi liberal sering dihubungkan dengan sistem ekonomi kapitalis. Sistem ekonomi liberal sangat menjunjung tinggi semua hal milik pribadi dan segala keputusan mengenai perekonomian akan dihubungkan dengan ekonomi pasar.

Dalam sistem ekonomi liberal secara mekanisme dapat didominasi oleh pasar bebas namun pemerintah tetap menyediakan fasilitas umum. Berikut negara-negara yang menganut sistem ekonomi liberal.

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara yang berkomitmen terhadap prinsip-prinsip liberalisme, kebebasan individu, pluralisme politik, perlawanan terhadap sentralisasi pemerintah, dan memiliki mekanisme pasar bebas.

Terdapat dua faktor utama yang memainkan perekonomian Amerika Serikat sebagai negara yang memiliki sistem ekonomi liberal, yakni tenaga kerja dan sumber daya alam. Perekonomian negara ini dapat maju karena didukung oleh sumber daya alam yang melimpah dan kualitas tenaga kerja.

2. Australia

Negara selanjutnya yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Australia. Negara ini dikategorikan menjadi salah satu negara maju di dunia karena tercatat telah sukses mencapai PDB per kapita yang tinggi dan rendahnya angka kemiskinan.

Hal tersebut dibuktikan pada tahun 1990-an ekonomi Australia tidak pernah mengalami resesi. Pada tahun 2005 angka pengangguran di negara ini hanya 5% dari total penduduk. Kenaikan angka pengangguran tidak begitu signifikan hingga tahun 2007 sebesar 5,1%.

3. Belanda

Belanda merupakan negara yang memiliki wilayah sempit namun memiliki banyak industri makanan yang sangat maju. Kemajuan dalam bidang industri didorong karena Belanda menganut sistem ekonom liberal yang memberikan keleluasaan terhadap investasi.

Belanda memiliki beberapa kegiatan utama ekonomi, diantaranya yakni pemprosesan makanan, bahan kimia, pemrosesan minyak, dan pembuatan mesin listrik. Meskipun Belanda tidak memiliki sektor pertanian yang luas namun negara ini mampu lebih maju dalam bidang industri makanan.

4. Bulgaria

Bulgaria dalam bidang ekonomi terkenal sebagai negara yang memiliki banyak sektor swasta yang maju dan besar. Selain itu terdapat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang strategis.Kemajuan yang dimiliki Bulgaria membuat negara ini masuk dalam klasifikasi negara sebagai ekonomi berpendapatan menengah atas oleh Bank Dunia. 

Hal tersebut juga dapat dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi Bulgaria yang cepat.Berdasarkan data Eurostat pada tahun 2008, PDB per kapita Bulgaria mencapai angka sebesar 43% dari rata-rata negara yang ada di Uni Eropa.

5. Republik Cekoslovakia

Republik Cekoslovakia merupakan negara yang menganut sistem ekonomi liberal dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang baik. Masyarakat negara ini dapat memperoleh kesempatan untuk menikmati standar hidup di atas layak.

Oleh karena itu, sebagian masyarakat yang berpenghasilan baik mulai terpengaruh oleh gaya hidup konsumerisme dan materialisme. Dengan kemudahan-kemudahan dalam aktivitas ekonomi membuat banyak masyarakat hidup sejahtera seperti memiliki rumah dan mobil.

Meskipun demikian, pada tahun 1967 Republik Cekoslovakia pernah mengalami masa ekonomi yang buruk karena pertarungan dalam tubuh Partai Komunis Cekoslovakia. Namun seiring dengan berjalanya waktu negara ini dapat bangkit dari masa keterpurukan ekonomi.

6. Colombia

Negara yang menganut sistem ekonomi liberal selanjutnya adalah Colombia atau Kolombia. Berdasarkan catatan sejarah Colombia dahulunya merupakan negara pertanian, namun di masa kini Colombia mulai menyerap tenaga kerja dalam sektor industri secara besar-besaran.

Walaupun Colombia menghadapi kesulitan dengan persoalan konflik bersenjata internal naum perkembangan pasar ekonomi tumbuh dengan konstan. Hal ini dibuktikan pada akhir abad 20, Colombia berhasil meningkatkan GDP rata-rata 4% setiap tahun dari tahun 1970 hingga 1998.

7. Denmark

Denmark dikenal sebagai negara yang memiliki pendapatan tertinggi di dunia. Negara ini menganut konsep ekonomi liberal atau kapitalis dan dipandang sebagai negara paling menyenangkan di dunia karena memiliki aksesibilitas yang mudah terhadap standar kesehatan, kesejahteraan, dan pendidikan yang tinggi.

Berdasarkan data Survei Global Peace Index tahun 2009, Denmark menempati posisi negara paling damai kedua setelah negara Selandia Baru, hal ini karena Denmark jarang sekali terjadi kasus korupsi.

8. Estonia

Negara berikutnya yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Estonia. Setelah mengalami masa lalu yang kelam, negara ini dengan cepat memutuskan untuk bergerak membangun negerinya agar lebih maju seperti negara yang ada di Eropa Barat.

Melalui strategi “Terapi Kejut” Estonia dapat langsung membangun dan menciptakan ekonomi pasar bebas dan menjalin ikatan dekat dengan negara-negara barat seperti Amerika Serikat, dan negara-negara Skandinavia.

9. Finlandia

Finlandia merupakan bagian dari Negara Nordik, yang menempati wilayah Eropa Timur dan Atlantik Utara, dengan negara-negara lain seperti Denmark, Finlandia, Islandia, Norwegia dan Swedia, dan juga teritori Kepulauan Faroe, Greenland, Svalbard dan Aland.

Sama seperti Negara Nordik lainnya, Finlandia juga menganut sistem ekonomi liberal sejak akhir tahun 1980 yang ditandai dengan hasil modifikasi produk keuangan dan pasar. Sistem ekonomi yang dijalankan membawa kesuksesan bagi Finlandia dalam meningkatkan pendapatan perkapita.

10. Georgia

Georgia merupakan salah satu negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Latar belakang negara ini memiliki perkembangan ekonomi yang cepat karena memiliki kerangka ekonomi makro yang baik, lingkungan bisnis yang menarik, serta manajemen keuangan publik yang kuat.

Georgia pernah mencatat rekor menjadi peringkat ke 7 dari 190 negara dalam hal kemudahan berbisnis berdasarkan laporan Doing Business tahun 2020 yang dirilis oleh World Bank.

11. Hongaria

Negara yang menganut sistem ekonomi selanjutnya adalah Hungaria. Dari 188 negara di dunia, ekonomi Hongaria masuk dalam peringkat ekonomi terbesar ke 57 dan dikategorikan sebagai negara dengan pendapatan per kapita terbesar ke 49 dalam hal keimbangan kemampuan berbelanja.

Negara ini dalam bidang ekonomi berorientasi pada ekspor sehingga Hongaria menjadi negara ekspor terbesar ke 35 di dunia. Adapun mitra dagang utama Hongaria yakni Austria, Italia, Jerman, Polandia, Prancis, Republik Cekoslovakia, Romania, dan Slovakia.

12. Inggris

Inggris atau United Kingdom merupakan negara yang memiliki perekonomian maju dan berorientasi pasar. Inggris juga merupakan negara dengan perekonomian ke-5 terbesar di dunia berdasarkan PDB nominal dan terbesar ke-9 dalam PDB keseimbangan kemampuan berbelanja.

Negara ini mendorong liberalisasi pasar dan privatisasi untuk kepentingan sektor usaha. Bahkan di salah satu kota di Inggris yakni London terkenal sebagai pusat perkembangan ekonomi baru yang membuat pemerintah Inggris tidak lagi intervensi dalam dunia usaha di kota tersebut.

13. Italia

Negara berikutnya yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Italia. Negara ini memiliki perkembangan perekonomian yang maju, terlihat dari angka PDB per kapita yang cukup tinggi dan angka pengangguran yang cukup rendah.

Italia tercatat sebagai negara dengan ekonomi terbesar ke 10 di dunia dan terbesar ke 5 di Eropa dalam keseimbangan kemampuan berbelanja. Selain itu Italia juga merupakan salah satu negara anggota yang mendirikan G8, Zona Euro, dan OECD.

14. Jerman

Jerman adalah negara yang memiliki PDB terbesar ke 4 di dunia dan PNB terbesar ke 5 di dunia. Sistem ekonomi yang dianut oleh Jerman sama dengan Jepang yakni industrialisasi dan kapitalisasi pasar.

Semenjadk era industrialisasi dan kapitailisme industri, Jerman sukses menjadi inovator dan pengglobal ekonomi. Negara ini menjadi eksportir terbesar ke 3 di dunia yaitu sebesar 1.409 dolar Amerika Serikat.

15. Jepang

Sama seperti Jerman, Jepang juga menjadi negara yang menganut sistem ekonomi kapitalis atau liberal. Negara ini merupakan negara dengan perekonomian terbesar ke 3 di dunia setelah Amerika Serikat dan China.

Perekonomian Jepang berjalan sangat efisien dan mampu bersaing dalam skala internasional, terutama dalam bidang industri. Dengan karakteristik Jepang sebagai negara yang memiliki sumber daya manusia terbaik membuat merke cepat bangkut dari krisis yang pernah melanda di masa lalu.

16. Korea Selatan

Negara yang menganut sistem ekonomi berikutnya adalah Korea Selatan. Negara ini berstatus sebagai ‘Macan Asia’ karena sukses mencapai peringkat ke 8 di dunia dalam hal ekspor dan mencapai peringkat ke 11 dalam hal impor di dunia.

Sejak akhir tahun 1980, Korea Selatan mulai menunjukkan perekonomian yang tumbuh pesat dan terus berkembang hingga rata-rata 8% per tahun. Korea Selatan dijuluki dengan istilah ‘Keajaiban di Sungai Han’ karena kemajuan negara ini dalam bidang ekonomi.

17. Malaysia

Pada tahun 1970-an Malaysia berkomitmen untuk mengubah perekonomian negaranya yang awalnya bergantung pada alam, pertambangan dan pertanian, menjadi perekonomian yang berbasis manufaktur.

Malaysia secara konsisten mencapai pertumbuhan PDB lebih dari 7% yang disertai dengan inflasi yang rendah di tahun 1980 hingga 1990-an. Pertumbuhan primer Malaysia didorong dari ekspor produk-produk industri.

18. Norwegia

Negara yang menganut sistem ekonomi selanjutnya adalah Norwegia. Negara ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang cenderung pesat hingga mencatat kenaikan pendapatan tersebar di antara negara maju antara tahun 1980 dan 2013. 

Negara ini sering memimpin beberapa daftar global dalam isu mengenai kesejahteraan dan kekayaan, bahkan negara ini mampu bertahan dari resesi global. Negara ini pernah berada di puncak Indeks Kesejahteraan Legatum diantara 110 negara yang berpartisipasi.

19. Perancis

Perancis menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar dan terkuat di dunia. Sistem ekonomi yang dianut Perancis sama dengan Amerika dan Inggris yakni menganut sistem ekonomi liberal.

Negara ini berada pada peringkat ke 8 di dunia berdasarkan kemampuan berbelanja berdasarkan data dari IMF tahun 2007. Selain itu, negara ini juga mencapai peringkat GDP terbesar ke 8 di dunia berdasarkan catatan CIA World Factbook tahun 20008.

20. Polandia

Semenjak akibat Perang Dunia II, Polandia mengalami pemerosotan terhadap daya beli masyarakat namun seiring dengan berjalannya waktu hal tersebut membuat negara ini terus menerus dikunjungi wisatawan dari negara-negara lain. 

Polandia memanfaatkan hal tersebut untuk membangun kegiatan bisnis sehingga ekonomi negara tersebut mengalami peningkatan nasional dengan sistem ekonomi liberal. Selain itu, negara ini gencar dalam pembangunan infrastruktur, investasi, dan kegiatan lain yang menambah kualitas dan nilai ekonomis.

21. Portugal

Negara yang menganut sistem ekonomi liberal selanjutnya adalah Portugal. Negara ini menjadi negara ketiga di zona Euro yang sukses dalam menyelenggarakan program penghematan setelah menghadapi defisit anggaran dan krisis utang.

Portugal berhasil melakukan stabilisasi ekonomi dan keluar dari program penyelamatan Uni Eropa. Negara ini pun mencoba melaksanakan kebijakan ekonominya secara mandiri tanpa jaminan penyelamatan dari apapun.

22. Belgia

Sistem ekonomi yang dianut oleh Belgia sama seperti mayoritas negara-negara barat lainnya yakni liberal. Melalui sistem ekonomi tersebut, Belgia dapat meningkatkan neraca perdagangan hingga surplus rata-rata sebesar USD 20 miliar dalam beberapa tahun terakhir.

Kawasan bagian utara Belgia terdapat kota yang bernama Flanders, kawasan tersebut merupakan kawasan yang padat penduduk dan memiliki banyak sektor industri yang maju.

23. Romania

Dari 188 negara yang diukur oleh IMF, ekonomi Rumania menduduki peringkat terbesar ke 41 di dunia. Negara ini pun memiliki pertumbuhan ekonomi yang baik pada tahun 2017 yang diperkirakan naik sebesar 6% berdasarkan pendapatan per kapita dan keseimbangan kemampuan berbelanja.

Semenjak 1989 Rumania juga menjadi negara paling banyak menarik investasi asing hingga mencapai USD 170 miliar, serta menjadi negara produsen barang elektronik terbesar di skala Eropa Tengah dan Timur.

24. Rusia

Rusia menjadi negara yang sedang hangat dibicarakan akibat serangannya terhadap Ukraina. Rusia merupakan salah satu negara maju di dunia yang menganut sistem ekonomi liberal.

Rusia kaya akan sumber daya alam, terutama di sektor migas sehingga menjadikan negara ini memiliki pendapatan yang relatif tinggi. Pertumbuhan ekonomi di negara ini didominasi oleh pergerakan jasa non-niaga dan barang untuk pasar domestik.

25. Serbia 

Negara berikutnya yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Serbia. Negara ini menduduki peringkat Produk Domestik Bruto ke 87 dan menduduki peringkat keseimbangan kemampuan berbelanja terbesar ke 87.

Sejak tahun 1980-an Serbia mulai beralih sistem ekonomi dari sistem ekonomi terencana menjadi sistem ekonomi pasar. Peralihan ini membawa keuntungan bagi Serbia untuk meningkatkan perekonomian negaranya.

26. Spanyol

Spanyol merupakan negara yang menganut sistem ekonomi liberal, sistem ekonomi ini ditentukan oleh persaingan pasar. Sebagai negara maju, Spanyol merupakan negara yang memiliki perekonomian terbesar ke 9 di dunia dan terbesar ke 5 dalam tingkat Uni Eropa.

Spanyol memiliki hasil ekspor utama yakni kendaraan bermotor, obat-obatan, makanan, kimia, dan kapal. Dalam sektor ekspor Spanyol memiliki beberapa negara mitra seperti Amerika Serikat, Britania Raya, Italia, Jerman, Perancis, dan Portugal.

27. Swedia

Swedia merupakan negara yang menganut sistem ekonomi liberal. Berdasarkan hasil PDB per kapita dan standar hidup yang dirasakan oleh warganya, Swedia dijuluki negara terkaya ke 7 di dunia.

Ekspor utama Swedia berasal dari sumber daya alam seperti bijih besi, tenaga air, dan kayu. Dalam sektor rekayasa negara ini pun menyumbang 50% dari keluaran dan ekspor. Dari hal tersebut Swedia menjadi negara yang menduduki peringkat ke 9 sebagai pengekspor terbesar di dunia.

28. Taiwan

Negara selanjutnya yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Taiwan. Dalam bidang ekspor, negara ini mengalami pertumbuhan yang cepat dan menjadi dorongan utama bagi perkembangan industrialisasi.

Taiwan juga disebut sebagai negara dengan tingkat inflasi dan pengangguran rendah. Negara ini telah menjadi investor utama untuk negara-negara lain seperti Indonesia, Filipina, Malaysia, Tiongkok, Thailand, dan Vietnam.

29. Kroasia

Kroasia menjadi negara yang menganut sistem ekonomi liberal. Negara ini memiliki pendapatan PDB sebesar USD 100,2 miliar. Sektor pariwisata menjadi penyumbang terbesar bagi perekonomian negara tersebut.

Selain sektor pariwisata, industri-industri juga memiliki andil bagi perekonomian Kroasia. Industri-industri tersebut menghasilkan produk seperti elektronik, aluminium, kertas, kayu, bahan konstruksi, tekstil, makanan dan lain sebagainya.

30. Ukraina

Negara terakhir yang menganut sistem ekonomi liberal adalah Ukraine. Negara ini pernah mengalami kemerosotan ekonomi yang cukup curam hingga 10 tahun lamanya pada tahun 1991.

Namun Ukraina berhasil melakukan recovery dimulai sejak tahun 2000 hingga tahun 2010. Keadaan ekonomi tidak semulus yang dibayangkan karena perekonomian Ukraina kembali memburuk sejak tahun 2013 karena resesi, hiperinflasi dan penurunan output ekonomi.