Ekonomi

7 Macam-Macam Sistem Ekonomi

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pengertian Sistem Ekonomi

Sistem ekonomi merupakan susunan unsur-unsur ekonomi yang saling berkaitan dan bekerja untuk mencari penyelesaian masalah ekonomi serta mencapai tujuan tertentu. Dalam sistem ekonomi terdapat tiga istilah yang berperan penting diantaranya yakni kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.

Macam-Macam Sistem Ekonomi

Dalam suatu negara penerapan ekonomi dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi sumber daya alam, sumber daya manusia, letak geografis dan kondisi fisik.

Sedangkan faktor eksternal meliputi kondisi perekonomian dunia, perkembangan teknologi, politik dunia, dan keamanan global. Berikut macam-macam sistem ekonomi yang ada di dunia, di antaranya.

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi paling konvensional dengan dua elemen utama didalamnya yakni menghormati tradisi dan jumlah limbah yang dihasilkan sedikit. 

Sistem ekonomi tradisional lebih banyak dijumpai dan diterapkan dalam masyarakat pedesaan dengan hasil ekonomi berupa pertanian. Bertukar barang menjadi cara transaksi dari sistem ekonomi tradisional.

Biasanya barang yang ditukar berupa hasil dari alam dan tenaga manusia yang menjadi modal masyarakat pada saat dahulu. Peran pemerintah dalam sistem ekonomi tradisional tidak begitu banyak intervensi.

Sistem ekonomi tradisional tidak dipengaruhi oleh pemerintah karena tujuan sistem ekonomi ini adalah memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bukan untuk mencari keuntungan belaka.

Seluruh tindakan ekonomi masih terpaut dengan kebudayaan, nilai sosial masyarakat, dan tradisi yang masih lekat. Sistem ekonomi tradisional jauh dari hal-hal yang terikat dengan produk teknologi, fasilitas terpusat dan hal-hal simbol kemajuan.

Kelebihan Sistem Ekonomi Tradisional

  • Peran pemerintah hanya sebagai pengawas dan tidak banyak intervensi dalam pasar.
  • Tingkat kesenjangan ekonomi yang relatif rendah sebab pendapatan antar individu cukup merata.
  • Memiliki sifat kekerabatan dan kekeluargaan yang sangat erat sehingga banyak orang yang kenal dalam waktu lama.
  • Hampir tidak pernah terjadi kasus kecurangan atau hanya mencari keuntungan dalam melakukan transaksi ekonomi.
  • Terhindar dari kata persaingan yang tidak sehat karena kegiatan produksi di dalam sistem ekonomi tradisional sangat terbatas.

Kekurangan Sistem Ekonomi Tradisional

  • Kualitas dan kuantitas produksi barang sulit diprediksi karena mengandalkan hasil alam.
  • Tingkat kesejahteraan masyarakat cenderung rendah apabila mengalami efektivitas kerja yang rendah pula.
  • Tidak memiliki struktur kerja yang jelas menyebabkan efektivitas kinerja yang rendah, dan tidak terkontrol dengan baik.
  • Pertumbuhan ekonomi yang berjalan sangat lambat karena sistem ekonomi tradisional berjalan apa adanya dan tidak inovatif.
  • Budaya dan pola pikir masyarakat tradisional cenderung memiliki sifat sulit menerima perubahan sehingga mempengaruhi sistem ekonomi yang kurang kreatif.

2. Sistem Ekonomi Komando

Sistem ekonomi komando merupakan sistem yang terdominasi dan terpusat dibawah kendali pemerintah dalam proses produksi. Negara yang menerapkan sistem perekonomian ini yakni Kuba, Korea Utara, Vietnam, dan Republik Rakyat Cina.

Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

  • Mempermudah pemerintah dalam melakukan kontrol terhadap pasar.
  • Segala permasalahan ekonomi dapat dikendalikan oleh pemerintah.
  • Rendahnya tingkat kesenjangan masyarakat karena kondisi ekonomi yang relatif stabil.
  • Jarang mengalami krisis ekonomi sebab inflasi, pengangguran, dan kesenjangan dapat ditangani dengan baik oleh pemerintah.
  • Proses produksi, distribusi, dan konsumsi mudah dikendalikan karena pemerintah memahami arus barang dan jasa.

Kekurangan Sistem Ekonomi Komando

  • Tidak mengakui adanya hak individu karena hanya pemerintah yang dapat memonopoli perekonomian dan setiap individu tidak ada kesempatan untuk terlibat dalam proses.
  • Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi cenderung lebih lambat.
  • Kualitas pemerintah mencerminkan kualitas sistem pasar. Jika kualitas pemerintah baik maka kondisi ekonomi akan baik. Namun jika kualitas pemerintah belum cukup baik maka akan berdampak buruk terhadap sistem ekonomi.

3. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan sistem ekonomi yang menerapkan pembagian kerjasama antara pemerintah dan pasar untuk mengelola sumber daya yang ada.

Pemerintah dapat mengakui adanya hak milik individu dengan catatan tidak merugikan kepentingan bersama. Selain itu pemerintah dapat memberikan batasan dan melakukan intervensi pasar.

Persaingan dalam pasar dapat terjadi guna meningkatkan kualitas pasar namun persaingan tersebut dalam batas wajar bahkan pemerintah turut melakukan pengawasan. Mekanisme pasar juga akan menentukan jenis dan jumlah barang yang akan diproduksi.

Negara-negara yang menganut sistem perekonomian campuran yakni India, Australia, Perancis, Indonesia, Mesir, Filipina, Maroko, dan Malaysia.

Kelebihan Sistem Ekonomi Campuran

  • Kestabilan fluktuasi ekonomi lebih terjaga.
  • Pemerintah mengakui dan mendukung adanya hak perekonomian individu.
  • Terdapat perbedaan yang jelas antara sektor ekonomi, pihak swasta dan pemerintah.

Kekurangan Sistem Ekonomi Campuran

  • Monopoli pihak swasta dapat saja terjadi jika pasar pihak tersebut telah mendominasi.
  • Etatisme dapat terjadi apabila pihak pemerintah yang lebih mendominasi.

4. Sistem Ekonomi Sosialis

Sistem ekonomi sosialis merupakan sistem ekonomi yang memiliki kesetaraan dalam kepemilikan faktor produksi yang meliputi pekerja, modal, sumber daya alam, dan lainnya yang dimiliki oleh masyarakat namun dikelola dalam aturan negara.

Kelebihan Sistem Ekonomi Sosialis

  • Pemerintah mudah melakukan kontrol terhadap perekonomian karena segala kegiatan ekonomi dikendalikan pemerintah.
  • Distribusi pemerintah dilakukan secara merata terhadap seluruh individu sehingga tidak ada kesenjangan ekonomi.
  • Pemerintah memiliki kemudahan dalam mengatur barang dan jasa yang akan diproduksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kekurangan Sistem Ekonomi Sosialis

  • Individu sulit mengembangkan kreativitas dan inovasi.
  • Individu tidak memiliki kebebasan untuk memiliki sumber daya.
  • Produksi barang kurang bervariasi karena terbatas pada ketentuan pemerintah.

5. Sistem Ekonomi Pasar

Sistem ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang dijalankan oleh masyarakat guna menentukan keberlangsungan perekonomian dan segala mekanisme pasar.

Kelebihan Sistem Ekonomi Pasar

  • Mengurangi dominasi pemerintah.
  • Terpisahnya pasar dengan pemerintah.
  • Berkembangnya kemajuan inovasi individu yang relatif lebih cepat.

Kekurangan Sistem Ekonomi Pasar

  • Permasalahan ekonomi harus dapat diselesaikan oleh pemilik usaha.
  • Pemerintah tidak dapat melakukan intervensi terhadap permasalahan pasar.

6. Sistem Ekonomi Liberal

Sistem ekonomi liberal atau sering juga disebut dengan sistem ekonomi kapitalis merupakan jenis sistem ekonomi yang seluruh anggota masyarakat diberikan kesempatan oleh negara untuk bebas melakukan kegiatan ekonomi.

Sistem ekonomi ini mengutamakan keuntungan sehingga mendorong setiap pengusaha untuk melakukan kegiatan produktif agar keuntungan tetap terjaga.

Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal 

  • Berorientasi pada keuntungan bisnis.
  • Meningkatkan produktivitas terhadap kualitas produk yang akan dijual.
  • Meningkatkan kreativitas individu melalui terobosan inovasi terhadap produk yang dihasilkan.
  • Mendorong motivasi pengusaha untuk mengembangkan kualitas produk dan kinerja pekerja.

Kekurangan Sistem Ekonomi Liberal 

  • Memicu terjadinya kesenjangan sosial.
  • Ketidakstabilan dalam bidang perekonomian.
  • Persaingan usaha yang tidak sehat dan tidak seimbang.

7. Sistem Ekonomi Kerakyatan

Sistem ekonomi kerakyatan atau dapat disebut juga dengan sistem ekonomi pancasila merupakan sistem ekonomi yang berpedoman pada demokrasi ekonomi. Seluruh rangkaian kegiatan ekonomi di bawah kendali masyarakat sehingga kesejahteraan menjadi hal yang utama.

Kelebihan Sistem Ekonomi Kerakyatan

  • Seluruh sumber daya dan keuangan negara yang akan digunakan berdasarkan hasil musyawarah oleh lembaga perwakilan rakyat.
  • Sistem perekonomian tersusun dengan cara kekeluargaan.
  • Negara memiliki kekuasaan dalam setiap sumber daya bumi untuk memakmurkan kesejahteraan rakyat.

Kekurangan Sistem Ekonomi Kerakyatan

  • Monopoli perekonomian dapat saja terjadi oleh suatu kelompok tertentu.
  • Sektor perekonomian yang berada di luar kapasitas negara dapat mengalami stagnasi apabila negara lebih mendominasi.