Organisasi Internasional : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Faktor dan Jenisnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Keberadaan organisasi sangatlah penting disuatu lingkungan masyarakat. Organisasi didirikan untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh para anggotanya. Di dunia juga ada berbagai macam organisasi yang tingkatnya sudah internasional.

Pengertian Organisasi Internasional

Organisasi Internasional merupakan suatu organisasi yang dibuat oleh masyarakat Internasional yang memiliki tujuan untuk perdamaian dunia dan menjaga hubungan antar anggota negara yang berada didalamnya.

Pengertian Organisasi Internasional menurut Para Ahli

  • Menurut Boer Mauna. Organisasi Internasional yaitu perhimpunan negara-negara merdeka dan berdaulat yang memiliki tujuan meraih kepentingan bersama melalui organ-organ yang ada dalam perhimpunan tersebut.
  • Menurut D.W Bowett. Organisasi Internasional adalah organisasi permanen yang dibentuk berdasarkan traktak yang lebuh bersifar multilateral daripada bilateral dan memiliki kriteria tujuan tertentu.
  • Menurut N.A Maryam Green. Organisasi Internasional adalah organisasi yang dibentuk berdasarkan sebuah perjanjian di antara tiga atau lebih negara.

Fungsi Organisasi Internasional

Organisasi Internasional menerapkan nilai atau norma yang wajib untuk dipatuhi oleh anggota organisasi Internasional.

  • Fungsi Rekrutmen

Organisasi Internasional juga ikut merekrut calon anggota yang ingin bergabung ke organisasi Internasional.

  • Fungsi Artikulasi dan Agresasi

Organisasai Internasional juga berfungsi sebagai wadah untuk berdiskusi dan negosiasi dalam hubungan Internasional.

  • Fungsi Informasi

Negara anggota organisasi memiliki fungsi untuk mencari, mengumpulkan, mengolah informasi.

  • Fungsi Pembuatan Keputusan

Keputusan yang dibuat oleh organisasi internasional umumnya disetujui oleh semua negara anggota di dalam organisasi internasional.

Tujuan Organisasi Internasional

  • Organisasi Internasional bertujuan untuk memelihara perdamaian dunia.
  • Menjaga keamanan internasional melalui organisasi internasional dalam berbagai bidang.
  • Meningkatkan kesejahteraan dunia dan anggota negara yang berada di dalam organisasi tersebut.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Organisasi Internasional

Elemen-Elemen organisasi internasional terdiri dari faktor yang bisa memberikan landasan pembentukan dan pengembangan organisasi internasional, yaitu:

  • Faktor Pengalaman Sejarah

Negara Eropa mengalami perkembangan ekonomi sejak sekitar abad ke-16. Namun, pertumbuhan ekonomi yang terjadi tidak didukung oleh ketersediaan bahan baku yang cukup memadai.

Dampaknya, negara-negara eropa mencari wilayah yang bisa menyediakan kebutuhan bahan baku tersebut.

Wilayah wilayah tersebut menjadi jajahan negara-negara eropa. Kemudian setelah merdeka, negeri negeri bekas jajahan tersebut membentuk suatu perkumpulan negara bekas jajahan.

Negara bekas jajahan koloni membentuk perkumpulan berdasarkan kesamaan pengalaman sejarah, yaitu sebagai negara bekas jajahan.

Elemen pengalaman sejarah berpengaruh pada derajat interaksi antara aktor negara di suatu kawasan. Dimana semakin tinggi kesamaan sejarah dan masalah yang dihadapi maka semakin besar atau tinggi pula derajat interaksinya.

Contohnya, Inggris mendirikan Negara Persemakmuran yang melibatkan negara-negara bekas jajahannya yang terbentang mulai dari daratan Afrika, Asia sampai Amerika.

  • Faktor keterkaitan Geografis

Keterkaitan geografis memiliki arti penting dalam membentuk sebuah organisasi. Negara yang berada dalam wilayah geografis berdekatan biasanya memiliki berbagai kesamaan.

Mulai dari kesamaan tradisi, bahasa, budaya. Negara-negara yang berada dalam suatu kawasan memberikan pengaruh dan kesadaran yang begitu besar bagi pembentukan dan pengembangan organisasi.

Contohnya, ASEAN adalah organisasi yang didirikan oleh negara-negara Asia Tenggara ini ditujukan untuk mengukuhkan kerja sama regional di berbagai bidang kehidupan negara-negara anggotanya.

  • Faktor kebutuhan

Adanya kebutuhan bagi negara untuk mencapai tujuan dan program pembangunan nasional serta tujuan internasional, mendorong terciptanya organisasi yang membentuk kerangka legal dan institusional untuk mengatur interaksi diantara mereka.

Contohnya, G15 adalah organisasi yang terdiri atas negara-negara berkembang di Amerika Latin, Afrika dan Asia. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran di kawasan-kawasan yang masih meliputi kemiskinan.

Jenis-Jenis Organisasi Internasional

Bentuk-bentuk organisasi internasional didirikan berdasarkan pada berbagai kepentingan. Kepentingan ekonomi, politik, kebudayaan dan lain-lainnya.

Ada juga, bentuk organisasi internasional berdiri berlandaskan pada semua kepentingan sekaligus. Pada dasarnya, organisasi internasional dibagi menjadi dua bentuk, yaitu bentuk umum dan bentuk khusus.

Organisasi Internasional berbentuk umum terdiri dari berbagai bidang garapan dan kerja sama mulai dari pertahanan, ekonomi, budaya hingga politik.

Sedangkan, organisasi internasional berbentuk khusus terdiri dari hanya satu bidang saja yaitu mislanya organisasi yang mengerjakann masalah regulasi dan kerja sama minyak bumi.

Organisasi Internasional Bentuk Umum

  1. Regional
  • ASEAN

ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus tahun 1967 di Bangkok, Thailand. Kesepakatan berdirinya ASEAN dinamakan Deklarasi Bangkok yang ditanda tangani oleh para Menteri Luar Negeri dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina dan Thailand.

Tujuan dibentuknya ASEAN yaitu guna mengukuhkan kerja sama regional di berbagai bidang demi kesejahteraan warga negara anggotanya. Prinsip dari ASEAN yaitu hormat terhadap kemerdekaan, kedaulatan, kesamaan, integritas wilayah nasional serta identitas nasional setiap negara.

  • CIS (Persemakmuran Negara-negara Merdeka)

Sebuah aliansi yang terdiri dari 12 dari 15 bekas anggota Soviet, kecuali negara Estonia, Latvia dan Lituania. CIS sifatnya regional karena letaknya geografis negara-negara anggotanya berdekatan dalam wilayah.

  • Uni Afrika

Organisasi antar pemerintah yang bertujuan menyebarkan prinsip demokrasi, HAM dan pembangunan di seluruh penjuru Afrika. Hampir seluruh negara di benua Afrika menjadi anggota UA, yaitu dengan 52 negara.

2. Global

  • Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

PBB didirikan di San Fransisco, Amerika Serikat. Didirikan oleh lima negara pemenang Perang Dunia II yaitu Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Perancis dan China. Pada perkembangannya, jumlah anggota PBB terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya negara-negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin memperoleh kemerdekaan.

  • Gerakan Non-Blok

Gerakan ini berdiri pada September 1961. Anggotanya terdiri dari negara-negara yang tidak berafiliasi secara langsung dengan dua kekuatan dunia, yaitu Blok Barat dan Blok Timur pada era Perang Dingin. Sebagian besar anggota dari gerakan ini adalah negara-negara Afrika yang baru memperoleh kemerdekaan.

  • Negara-negara Persemakmuran

Negara-negara persemakmuran merupakan suatu persatuan yang melibatkan negara negara berdaulat yang didirikan atau pernah dijajah Britania Raya. Setelah negara-negara jajahan mencapai kemerdekaan, persemakmuran didirikan untuk menyatukan negara-negara bekas jajahan Britania ini.

Organisasi Internasional berbentuk Khusus

  1. Regional

Organisasi ini didirikan di Canbera, Australia pada tahun 1989 dengan tujuan untuk mengukuhkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas negara-negara di Asia Pasifik.

Berdirinya APEC diprakarsai oleh Amerika Serikat, Australia, Indonesia, Brunei Darussalam, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand.

2. Global

  • NATO

Organisasi internasional yang bertujuan untuk menjaga pertahanan dan keamanan di wilayah Atlantik Utara. NATO merupakan bagian utama kekuatan Blok Barat, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan.

Pada awal berdirinya NATO berfungsi untuk menangkal kemungkinan serangan militer, khususnya dari Blok Timur melalui Pakta Warsawa.

  • Pakta Warsawa

Organisasi ini merupakan aliansi militer negara-negara Blok Timur. Anggotanya kebanyakan negara-negara di eropa Timur yang berpusat di Uni Soviet. Tujuan didirikan Pakta Warsawa adalah untuk mengorganisasikan diri terhadap kemungkinan ancaman dari NATO.

  • G8

Lahirnya G8 berakara dari terjadinya krisis minyak pada tahun 1973 yang disusul oleh resesi ekonomi dunia. Berbagai masalah di bidang energi dan ekonomi ini mendorong Amerika Serikat mendirikan kelompok Library Group. Sebuah perkumpulan para pejabat keuangan senior dari Amerika Serikat, Eropa dan Jepang untuk mediskusikan masalah-masalah ekonomi.

fbWhatsappTwitterLinkedIn